Tumor Kepala Leher-edit - ABL

  • Published on
    11-Dec-2015

  • View
    219

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tumor Kepala Leher-edit - ABL

Transcript

<p>Tumor THT/ Kepala Leher</p> <p>Tumor THT/ Kepala LeherDr. Abla Ghanie Irwan, SpTHT-KL(K)Tumor THT :Karsinoma NasofaringParanasal Oropharynx Larynx Karsinoma nasofaringInsidensi : Perbandingan penderita laki-laki : wanita : 3:1 China bag Selatan : 30-50 /100.000 populasi / tahun Indonesia ( 1977-1999) : 4.7 / 100.000 populasi/ tahun.</p> <p>Etiologi :Multifactor :Genetik : HLAKebiasaan : Cantonese Salted fish Nitrosamin. Perokok.Alkohol.Virus Epstein-Barr.Anatomi Nasofaring</p> <p>Gejala :Stadium awal :Tidak khas :Obstruksi NasiRinorrhoe.Epistaksis.Tinitus / deafness.Stadium LanjutStadium lanjut :Benjolan pada leher.Mata juling / strabismus.Cephalgia berat.</p> <p>Diagnosis :Pemeriksaan THT :Rinoskopi anterior.Rinoskopi posterior.Pemeriksaan Penunjang:Nasofaringoskop.Ct Scan.SerologiBiopsi`</p> <p>TerapiStadium I : Radioterapi.Stadium II : Radioterapi.Stadium III : Kemoterapi dilanjutkan dengan radio-terapiStadium IV : Kemoterapi dilanjutkan radio- terapi.</p> <p>TUMOR SINUS PARANASALIS4 sinus :Sinus maksilaris : sepasangSinus ethmoidalis : sepasang - anterior / posterior.Sinus frontalisSinus sphenoidalis.</p> <p>Gejala :Hidung buntuEpistaksis berulang menetapGigi goyang mudah lepasSakit pada daerah yang diserang tumor.Deformitas wajah / eksoptalmus.</p> <p>Terapi :Operasi :Ethmoidektomi.Maksilektomi :Parsial.Total.Pan-sinektomi.Pendekatan : Intra nasal. Rhinotomi lateralis.Radioterapi.</p> <p>Tumor rongga mulutOral Cavity :2/3 bag depan lidah.Dasar mulut.Mucosa bucalPalatum durum.GingivaRetromolar.</p> <p>Insidensi dan etiologiNetherland : 3 kasus / 100.000 penduduk.Asia : &lt; tinggi.Penggunaan bahan makan/bahan yang mengiritasi rongga mulut :TembakauAlkoholHygene mulut.Iritasi kronis : gigi palsu / caries.Defisiensi makanan.LeucoplakiaBercak putih yang terlokalisasi pada selaput lendir, tidak dapat diangkat dan tidak dapat didiagnosis sebagai penyakit lain.Iritasi kronis premaligna.5-7% mengalami maligna.Banyak terjadi pada selaput lendir lidah ; dasar mulut ; bibir bawah.</p> <p>Gejala :Pada stadium awal :Nyeri (-).Sakit (-).Gangguan gerak lidah (-).Stadium lanjut :Nyeri (+)Gangguan gerak (+)Mengunyah Menelan.Bicara.Trismus.Prostesis gigi tidak pas / gigi goyang</p> <p>Terapi :OperasiRadio-terapi .Tergantung :Besar tumor ( T )Lokasi tumor.Umur &amp; K U penderita.Prognosis :Stadium I: 5 years survival rate 70-80 %Stadium III : 5 years survival rate : 20 %.Tumor oropharynx :Paling sering : Tumor tonsil.Carcinoma tonsil.Lymfoma maligna tonsilHodgkinsNon Hodgkins.Laki-laki &gt;perempuan Alkohol / tembakau </p> <p> GEJALANyeri tenggorokOdinofagiaDisfagiamenyebar ke telinga.Lendir berlebihan dan bercampur darah.Suara sengau ( Hot potato chewing).60 % datang sudah terjadi metastasis di leher.</p> <p>TERAPIOperasi :Letaknya sulit / rumit.Problem rekonstruksi.Radioterapi.</p> <p>Terapi :Operasi :Letaknya sulit / rumit.Problem rekonstruksi.Radioterapi.Tumor larynxLaki-laki &gt;&gt; perempuan.50thn-60thnEropa / Netherlands : rangking no 1.Perokok berat ; alkoholisme.HPV.</p> <p>Gejala :Supra glotis :Gangguan menelan yang ringan.Perasaan penuh pada tenggorok.Nyeri telan , sering kali menyebar ke telinga.Batuk ; tersedak.Suara serak.Benjolan leher.Sesak nafas.</p> <p>Sub glotis :Batuk ringanSuara serakSesak nafas.</p> <p>Glotis :Suara serakSesak nafas.</p> <p>DiagnosisGejala.Pemeriksaan :Laryngoscopy indirect.Laryngoscopy direct.Biopsi.Stroboscopy.CT scan / MRITerapi :Stadium awal :Radioterapi 5 years survival rate 65 % - 85 %.Fungsi suara baik.Stadium lanjut :Operasi : LaryngectomyTotal..Suara hilang selamanya.Nafas lewat stoma.Protesis suara.; suara esophagus.ParsialSuara berubah.</p>