Economies of scale, imperfect competition, and international trade

  • Published on
    15-Jul-2015

  • View
    176

  • Download
    5

Embed Size (px)

Transcript

<p>Perekonomian Indonesia</p> <p>Economies of Scale, Imperfect Competition, and International TradeIntroductionSuatu negara terlibat dalam perdagangan internasional karena dua alasan yaitu:Perbedaan sumber daya alam atau teknologiUntuk mencapai tingkat skala ekonomis atau peningkatan hasil produksi</p> <p>Skala Ekonomis sendiri ialah sebuah teori yang menyatakan bahwa ketika sebuah perusahaan semakin besar, biaya operasi per unit menurun.Skala Ekonomis dan Perdagangan InternasionalModel dari perdagangan berdasarkan keunggulan komparatif (misalnya Ricardian model) menggunakan asumsi constant return to scale dan persaingan sempurna:Peningkatan jumlah semua input yang digunakan dalam produksi komoditas apapun akan meningkatkan output dari komoditi tersebut dalam proporsi yang sama.</p> <p>Dalam prakteknya, banyak industri yang berproduksi ditandai dengan skala ekonomis (juga disebut sebagai increasing return).Produksi yang paling efisien adalah ketika semakin besar skala produksi di mana hal itu terjadi.Skala ekonomi juga berperan dalam monopoli alamiah.Monopoli alami sering didefinisikan sebagai perusahaan yang menikmati skala ekonomis untuk ukuran perusahaan yang wajar, karena selalu lebih efisien bagi satu perusahaan untuk memperluas daripada mendirikan perusahaan baru, monopoli alami sendiri berarti tidak memiliki saingan.Karena tidak memiliki saingan, maka kemungkinan perusahaan yang melakukan monopoli memberikan kekuatan pasar yang signifikan.Oleh karena itu, beberapa industri yang dikategorikan sebagai monopoli alami telah diatur atau dimiliki oleh negara. Contoh hubungan antara input dan output dalam suatu industri</p> <p>Skala Ekonomis dan Struktur PasarEconomies of scale dapat dijelaskan menjadi dua, yaitu:ExternalBiaya per unit tergantung pada ukuran industri, tetapi belum tentu pada ukuran satu perusahaanSebuah industri biasanya akan terdiri dari banyak perusahaan kecil dan menjadi persaingan sempurna.</p> <p>Internal Sebuah industri biasanya akan terdiri dari banyak perusahaan kecil tidak sempurna kompetitif dengan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki keuntungan biaya atas kecil.Biaya per unit tergantung pada ukuran sebuah perusahaan individu tetapi belum tentu termasuk industri.Kedua jenis skala ekonomi adalah penyebab penting dari perdagangan internasional.Teori Persaingan Tidak SempurnaPersaingan Tidak SempurnaPerusahaan menyadari bahwa mereka dapat mempengaruhi harga produk mereka.Mereka tahu bahwa mereka dapat menjual lebih banyak hanya dengan mengurangi harga mereka. </p> <p>Setiap perusahaan memandang dirinya sebagai setter harga, memilih harga produknya, daripada price taker.</p> <p>Struktur pasar yang tidak sempurna kompetitif yang paling sederhana adalah bahwa monopoli murni, pasar di mana perusahaan tidak menghadapi kompetisi.</p> <p>Monopoli: Sebuah tinjauan singkat</p> <p>Marginal revenue Tambahan pendapatan keuntungan yang diperoleh perusahaan dari tambahan penjualanKurva (MR) selalu terletak di bawah kurva permintaan (D).Dalam rangka untuk menjual unit tambahan output perusahaan harus menurunkan harga semua unit yang terjual (bukan hanya satu marjinal). </p> <p>Monopoli Harga dan Keputusan Memproduksi</p> <p>Cost, C andPrice, PQuantity, QACPMQMACDACMCMRMonopoly profitsMarginal Revenue dan HargaMarginal revenue selalu dibawah harga.Hubungan antara MR dan harga tergantung pada dua hal:Berapa banyak output yang siap diproduksiSlope dari kurva permintaanIni memberitahu kita berapa banyak perusahaan monopoli harus memotong harga untuk menjual satu unit output.</p> <p>asumsikan bahwa kurva permintaan perusahaan dengan model dibawah ini: Q = A B x PDan MR dari perusahaan dimodelkan di bawah ini: MR = P Q/B</p> <p>Rata-rata and Marginal CostsAverage Cost (AC) adalah total biaya dari output.Marginal Cost (MC) adalah tambahan biaya yang dihasilkan dari setiap tambahan produksi 1 unit .</p> <p>Ketika biaya rata-rata penurunan output, biaya marjinal selalu kurang dari biaya rata-rata.</p> <p>Misalkan biaya perusahaan, C, akan membentuk:C = F + c x QIni adalah fungsi biaya.Biaya tetap dari fungsi biaya memberikan peningkatan dari skala ekonomi, karena besarnya produksi, dan lebih sedikitnya biaya tetap per unit</p> <p>Model dari Biaya tetap:AC = C/Q = F/Q + c</p> <p> Average versus Marginal Cost</p> <p>120345624681012141618202224Cost per unitOutputAverage costMarginal costPersaingan MonopolistikOligopoly Peningkatan internal ekonomi dari struktur pasar oligopoliTerdapat beberapa perusahaan, setiap perusahaan memiliki pengaruh terhadap harga tapi tidak satupun mengusainyaStrategi dari setiap persuhaan oligopoly sangat pentingSetiap perusahaan dalam mengambil keputusan, akan mempengaruhi keputusan perusahaan lainnya.dua asumsi yang menjadi masalah dari interdependensi:Setiap persuahaan dapat mendeferensiasi produk mereka dari yang lainnyaSetiap perusahaan diasumsikan dapat taking price dari lawan main mereka.</p> <p>Persamaan untuk permintaan sebuah perusahaan:</p> <p> Q = S x [1/n b x (P P1)] </p> <p>dimana:Q total penjualan dari perusahaanS total penjualan dari industrin jumlah perusahaan dari sebuah industrib nilai konstanta dari representasi responsive dari penjualan perusahaan untuk harganyaP tingkat harga dari perusahaan itu sendiriP1 rata-rata harga pesaingnya</p> <p>Market EquilibriumSemua perusahaan di dalam industri sifatnya simetrikFungsi permintaan dan fungsi biaya hampir indentik untuk semua perusahaanMetode akan menentukan jumlah perusahaan dan rata-rata harga dan ditentukan tiga tahap: Kita akan memperoleh hubungan antara jumlah perusahaan dan rata-rata biaya yang perusahaan yang mirip.Kita akan memperoleh hubungan antara jumlah perusahaan dan harga dari setiap perusahaanKita akan memperoleh keseimbangan jumlah perusahaan dan harga rata-rata yang menjadi biaya perusahaan</p> <p>Jumlah dari perusahaan dan biaya rata-rataBagaimana rata-rata biaya berpengaruh didalam jumlah perusahaan dalam industri?Under symmetry, P = P, persamaan(6-5) memberitahu bahwa Q = S/n tapi persamaan (6-4) Menampilkan bahwa rata-rata biaya dipengaruhi berbanding terbalik pada output perusahaan </p> <p>Dapat disimpulkan bahwa rata-rata biaya dipengaruhi oleh ukuran dari pasar dan jumlah perusahaan di dalam industri: AC = F/Q + c = n x F/S + c Banyak perusahaan dalam industri akan meningkatkan biaya rata-rata</p> <p>Keseimbangan di dalam Pasar Monopolistik</p> <p>Cost C, andPrice, PNumberof firms, nAC3n3P1n2 AC2n1AC1P3CCPPEJumlah perusahaan dan hargaHarga dalam perusahaan yang mirip dipengaruhi pada jumlah perusahaan dalam industriBanyak perusahaan, banyak kompetisi, dan mendapatkan harga terendahDidalam model persaingan monopolistic perusahaan diasumsikan dapat taking pricejika setiap perusahaan memperlakukan P sebagai yang diberika, kita dapat menulis kembali kurva permintaan (6-5) dalam persamaan: Q = (S/n + S x b x P) S x b x Pmemaksimalkan profit, perusahaan akan menjadikan MR = MC, cini menghasilkan hubungan terbalik antara harga dan jumlah perusahaan didalam pasar dengan kurva PP P = c + 1/(b x n)Banyak perusahaan dalam industri, maka akan mendapatkan harga terendah</p> <p> Keseimbangan jumlah perusahaanKurva PP yang downward-sloping menampilkan banyak perusahaan akan menjadikan harga paling rendahBanyak perusahaan, akan menghasilkan banyak kompetisi dalam perusahaanKurva CC yang upward-sloping menjelaskan bahwa semakin banyak perusahaan, akan meningkatkan biaya rata-rata dari perusahaan.Jika jumlah perusahaan bertambah, setiap perusahaan akan jual lebih sedikit, sehingga perusahaan tidak akan bisa bergerak jauh di bawah kurva biaya rata-rata mereka</p> <p>Keterbatasan dari Model Monopolistik Dua jenis perilaku muncul dalam penetapan oligopoli umum yang dikecualikan oleh asumsi dari model persaingan monopolistik : Perilaku Kolusi:Dapat meningkatkan profit bagi perusahaan dan biaya bagi konsumendapat dikelola dengan sebauh perjanjian untuk strategi keuntunganPerilaku Strategi:diadopsi dari perusahaan akan berefek pada perilaku pesaing didalam cara yang diingkanMenghalangi pesaing potensial memasuki industri</p> <p>Persaingan Monopolistik dan PerdaganganModel persaingan monopolistik bisa digunakan untuk menunjukan bagaimana perdagangan memperbaiki konsekuensi pilihan (trade- off) antara skala dan keragaman produksi yang dihadapi oleh setiap negara. Rata-rata harga yang lebih rendah selama skala ekonomiVariasi barang lebih banyak di diferensiasi produkImport dan ekspor antar industri</p> <p>The Effects of Increased Market SizeJumlah perusahaan di industri persaingan monopolistik dan harga barang yang akan diberlakukan ditentukan oleh seberapa besar pasarnya</p> <p>Effects of a Larger Market</p> <p>Cost C, andPrice, PNumberof firms, nn1 P11n2P22CC1PPCC2Peningkatan ukuran pasar akan memungkinkan setiap perusahaan (ceteris paribus), untuk menghasilkan lebih banyak biaya yang lebih rendah. Hal ini ditunjukkan oleh pergerakan ke bawah oleh CC, yaitu dari CC1 ke CC2. hasilnya adalah peningkatan simultan jumlah perusahaan (juga keragaman barang yang mereka produksi serta penurunan harga dari setiap jenis barang.)</p> <p>Keuntungan dari Penggabungan Pasar: Contoh Numerik Gains from an Integrated Market: A Numerical ExamplePerdagangan internasional dapat menciptakan penggabungan pasar yang lebih besar dibandingkan pasar-pasar negara itu sendiriJika hal tersebut menawarkan kepada konsumen variasi barang dan harga yang lebih murah</p> <p>Contoh: Suppose that automobiles are produced by a monopolistically competitive industry.Assume the following:b = 1/30,000F = $750,000,000c = $5000b = parameter permintaanF = biaya tetapc = biaya marjinalAda dua bagian yaitu domestik dan asing yang mempunyai biaya yang sama di produksi mobil.Penjualan mobil domestik tahunan sebesar 900,000 dan 1.6 juta di asing.</p> <p>Q = S x [1/n (1/30.000) x (P P*)]Q = jumlah mobil yang dijual oleh masing-masing perusahaanS = total penjualan industri mobilN = jumlah perusahaan mobilP = harga yg dikenakan oleh perusahaanP* = harga rata-rata dari perusahaan lainnya</p> <p>C = 750.000.000 + (5000 x Q)Maka AC nya sebesarAC = (750.000.000/Q) + 5.000Domestik punya 6 perusahaan yang seharga 10.000/mobilP = $10.000 = c +1/(b x n) = 5000 + 1/[(1/30.000) x 6] = $5.000 + $5.000</p> <p>Oleh karena itu, persyaratan bagi maksimisasi keuntungan (pendapatan marjinal = biaya marjinal) telah terpenuhi. Dalam domestik, masing-masing perusahaan menjual 900.000 unit/6 perusahaan, jd setiap perusahaan menjual 150.000 unit.Oleh karena itu, biaya rata-ratanya sebesar AC= ($750.000.000/150.000) + $5.000 = $10.000</p> <p>Karena biaya rata-rata sebesar $10.000/unit sama dengan harganya, maka keuntungan monopoli telah hilang. Jadi kondisi jangka panjang di pasar Domestik yaitu 6 perusahaan memproduksi 150.000 mobil dengan $10.000/unit</p> <p>Pasar Internasional</p> <p>Terdapat 8 Perusahaan dengan penjualan 1.6jutaP = $10.000 = c +1/(b x n) = 5000 + 1/[(1/30.000) x 8] = $5.000 + $3750AC = ($750.000.000/200.000) + $5.000 = $8750 </p> <p>Pasar Gabungan</p> <p>1,6juta + 900.000 = 2.5juta(total penjualan)Estimasi perusahaan 10P = c +1/(b x n) = 5000 + 1/[(1/30.000) x 10] = $5.000 + $3000 = $8000AC = ($750.000.000/250.000) + $5.000 = $8000 </p> <p>Skala Ekonomis dan Keunggulan KomparatifAsumsi:Ada dua bagian: Domestik dan Asing.Ada dua industri: Manufaktur (the capital-intensive industry) dan food. Tidak ada dari kedua belah pihak (domestik dan asing) yang bisa memproduksi produk manufakktur sepenuhnya sendiri karena teori skala ekonomis.</p> <p>Trade in a World Without Increasing Returns</p> <p>Home (capital abundant)Foreign (labor abundant) ManufacturesFoodJika manufaktur termasuk di sektor kompetitif monopolistik, maka perdagangan dunia dibagi menjadi 2:Intraindustry tradePertukaran dari manufaktur untuk manufakturInterindustry tradePertukaran dari manufaktur untuk food</p> <p>Trade with Increasing Returns and Monopolistic Competition</p> <p>Home (capital abundant)ManufacturesForeign (labor abundant) InterindustrytradeIntraindustrytradeFoodPerbedaan utama antara perdagangan inter industri dan intra industri:Perdagangan Inter industri mencerminkan keuntungan komparatif, sedangkan perdagangan intra industri tidak.Pola dari perdagangan intra industri tidak terprediksi, sementara perdagangan interindustri ditentukan berdasarkan sektor food dan manfaktur yang telah ditentukan oleh kedua belah pihak.Relatif pentingnya perdagangan intra industri dan inter industri bergantung pada seberapa jauh kesamaan negara yang terlibat</p> <p>Mengapa Perdagangan Intraindustry PentingPerdagangan intraindustry membolehkan negara mengambil keuntungan dari pasar yang lebih besar.Pertumbuhan dari perdagangan intraindusty akan pesat jika skala ekononomis kuat dan diferensiasi produksi tinggi.DumpingDumping adalah pemberlakuan harga lebih rendah terhadap barang-barang ekspor yang dijual kepada negara pengimpor, dibandingkan dengan harga normal yang diberlakukan di pasaran domestik (negara pengekspor). Sedangkan barang dumping adalah barang yang diimpor dengan tingkat harga ekspor yang lebih rendah dari nilai normalnya di negara pengekspor.Tujuan dari adanya kebijakan dumping ada 3 yaitu:Untuk menguasai pasar luar negeriMencapai target penjualan suatu barangMempersiapkan kesempatan bersaing dan pertumbuhan jangka panjangDumping dapat terjadi hanya jika dua kondisi terpenuhi:Industri kompetitif tak sempurnaPasar Tersegmentasi</p> <p>Dengan kondisi tersebut, perusahaan monopoli dapat mengetahui bahwa ketika terjadi kondisi seperti itu, maka akan menguntungkan apabila terlibat dalam dumping.Namun dumping merupakan persaingan yang tidak fair karena dapat mematikan industri negara yang menjadi tujuan ekspor akibat kesulitan bersaing dengan produk luar negeri sehingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan yang memproduksi barang sejenis. Lalu kejadian tersebut akan dibarengi pemutusan hubungan kerja massal, pengganguran dan bangkrutnya industri barang sejenis dalam negeri.</p> <p>Reciprocal Dumping</p> <p>Situasi di mana dumping mengarah ke perdagangan dua arah dalam produk yang sama. Terjadi ketika terdapat perusahaan yang sama dari dua negara yang berbeda memutuskan untuk melakukan politik dumping ke suatu negara.Hal ini meningkatkan volume perdagangan barang yang identik. Teori External EconomicsSkala ekonomi yang terjadi pada tingkat industri, diluar lingkup perusahaan disebut external economics.Ada tiga alasan utama mengapa sekelompok perusahaan mungkin lebih efisien daripada sebuah perusahaan individu dalam isolasi:Adanya Pemasok khususPooling pasar tenaga kerjaSpillovers pengetahuanPemasok KhususDalam banyak industri, produksi barang dan jasa serta pengembangan produk baru memerlukan penggunaan peralatan atau dukungan layanan khusus.Perusahaan individu tidak menyediakan pasar yang cukup besar untuk layanan ini untuk menjaga pemasok atau supplier dalam bisnis. Dikarenakan skala produksi perusahaan ini rata-rata tidak terlalu besar</p> <p>Labor Market PoolingSekelompok perusahaan dapat menciptakan pasar dapat mengumpulkan pekerja dengan keterampilan yang sangat khusus.Ini merupakan keuntungan bagi:Produsen atau perusa...</p>