Konservasi Hiu Paus

  • Published on
    27-Jul-2015

  • View
    41

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

1. PROGRAM KONSERVASIPROGRAM KONSERVASI HIU PAUSHIU PAUS (Rhincodon typus)(Rhincodon typus) PROGRAM KONSERVASIPROGRAM KONSERVASI HIU PAUSHIU PAUS (Rhincodon typus)(Rhincodon typus) Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Ditjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan www.kkji.kp3k.kkp.go.id Twitter : @DitKKJI Email : subditkonservasijenis@gmail.com Oleh: Didi Sadili Kasubdit Konservasi Jenis Ikan Disampaikan pada: Symposium Hiu dan Pari Kerjasama KKJI dengan WWF Bogor, 10-11 Juni 2015 2. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan N0 18 Tahun 2013 Tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Hiu Paus (Rhincodon typus) 3. Kenapa Hiu Paus Perlu Dilindungi?Kenapa Hiu Paus Perlu Dilindungi? -Secara biologis ikan hiu paus mempunyai usia reproduksi yang lama (umur pertama kali memijah diperkirakan sekitar 30 th), fekunditas rendah, jumlah anakan sedikit, dan berukuran besar (12 M), high migratory -Penyeimbang ekosistem perairan -Indikator kesehatan ekosistem perairan -Memiliki potensi ekonomi yang lebih tinggi sebagai aset wisata dibandingkan untuk konsumsi -Bukan menjadi target penangkapan ikan 4. ANCAMAN LAIN TERHADAP POPULASI HIU PAUS DI INDONESIA 1. TERTANGKAP OLEH JARING NELAYAN ; Peluang tertangkapnya ikan hiu paus selama melakukan migrasi SANGAT TINGGI, perlu upaya agar ikan yang tertangkap dapat dilepaskan kembali 2. TERDAMPAR; Ikan hiu paus yang terdampar sebagian besar tidak dilepaskan kembali ke perairan, sebagian dikonsumsi/dijual oleh masyarakat 5. Konservasi = Mengatur Perikanan : 1.Mencegah tangkap lebih dan terkurasnya sumderdaya perikanan 2.Memaksimilasi keuntungan jangka panjang (Mous et al, 2005) 6. UPAYA POKOK PROGRAM KONSERVASI JENIS IKAN UPAYA PERLINDUNGAN UPAYAPELESTA RIAN UPAYAPEM ANFAATAN BERKELANJUTAN UU No. 31/2004 ttg PERIKANAN jo UU No.45/2009 Pasal 1, ayat (7) Konservasi sumber daya ikan adalah upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan sumber daya ikan, termasuk ekosistem, jenis, dan genetik untuk menjamin, keberadaan, ketersediaan, dan kesinambungannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragaman sumber daya ikan. Penyusunan Regulasi Status Konservasi Spesies Perlindungan habitat pada fase2 kritis Pengkayaan populasi in-situ Pengkayaan populasi ex-situ Dukungan Penelitian Pengawasan dan penya daran masyarakat Pengaturan kuota tangkap Penguatas aspek pendataan Pengendalian pemanfaatan Regulasi pemanfaatan Kerjasama Regional/Internasional Pengembangan model pemanfaatan 7. 1. Melindungi jenis ikan terancam punah 2. Mempertahankan keanekaragaman jenis ikan 3. Memelihara keseimbangan dan kemantapan ekosistem 4. Memanfaatkan sumber daya ikan secara berkelanjutan TUJUAN KONSERVASI JENIS IKAN 8. 2.1 TERBATAS WAKTU 2.2 TERBATAS WILAYAH SEBARAN 2.3 TERBATAS UKURAN PERLINDUNGAN TERBATAS2. PERLINDUNGAN PENUH1. PARADIGMA BARU STATUS PERLINDUNGAN JENIS IKAN 9. Kepmen KP No. 59/2011 tentang Penetapan Status Perlndungan Terbatas Ikan Terubuk (Tenualusa macrura) Kepmen KP No. 18/2013 tentang Penetapan Status Perlndungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus) PENETAPAN STATUS PERLINDUNGAN OLEH MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN Kepmen KP No. 37/2013tentang Penetapan Status Perlndungan Terbatas Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) Kepmen KP No. 4/2014 tentang Penetapan Status Perlndungan Penuh Ikan Pari Manta 10. HIU PAUS BUKAN PAUS !!!HIU PAUS BUKAN PAUS !!!HIU PAUS BUKAN PAUS !!!HIU PAUS BUKAN PAUS !!! NAMA LOKAL: Hiu Paus, Hiu Bodoh, Hiu Geger Lintang, Hiu Totol, Hiu Bintang, Hiu Bingkoh, Hiu Teke, Iokiko, Kareo Dede Hiu Paus Termasuk IkanHiu Paus Termasuk Ikan Paus Termasuk MamaliaPaus Termasuk Mamalia 11. IKAN TERBESAR DI BUMIIKAN TERBESAR DI BUMI IKAN HIU PAUS (WHALE SHARKS) 12. BERSAHABAT DAN TIDAKBERSAHABAT DAN TIDAK 13. Pemakan hewan planktonik, krill dan ikan-ikan kecil PENJAGA KESEIMBANGAN EKOSISTEM LAUT 14. Sebaran Lintang: 30o N 35o S ~ 124 negara (Fowler, 2000); kecuali Laut Mediterania 15. HABITAT PENYEBARAN DI INDONESIAHABITAT PENYEBARAN DI INDONESIA Aceh : Maret-April Pangandaran :Agustus-September Madura: September-November Probolinggo: Januari-Mei Timor, NTT: Agustus-November Teluk Cenderawasih: Hampir sepanjang tahun 16. UPAYA PENYADARAN MASYARAKATUPAYA PENYADARAN MASYARAKAT DI PANTAI KENJERAN SURABAYA 17. Ekowisata Hiu Paus 18. Eko-turisme (+) Ningaloo Reef, Western Australia AUD$ 12 juta (2007) Belize Filipina Meksiko Eko-turisme Potensial di Indonesia: Teluk Cendrawasih Sabang, Aceh Probolinggo Wakatobi Derawan NTT 19. PROGRAM EKOWISATA DI AUSTRALIA Income sebesar AUD$ 12 jt pd tahun 2007 Adult $385 Children $265 Observer $225 Family 2 + 2 (16 & under) $1130 20. Manajemen Interasksi Manusia dengan Hiu Paus Ninggaloo, Australia Dimplementasikan sejak 1877 Menggunakan Sistem Pemantauan Elektronik dengan GPS 21. MANAJEMEN INTERAKSI 22. EKOWISATA HIU PAUS DI TELUKEKOWISATA HIU PAUS DI TELUK CENDRAWASIH, PAPUA BARATCENDRAWASIH, PAPUA BARAT Hingga 2012 ada sekira 40 ekor hiu paus yang hidup di kawasan teluk ini Selalu ada sepanjang tahun (Mei & Oktober Bulan Terbaik Berkunjung) Dapat Berinteraksi dan Berenang Bersama Hiu Paus Sebagai Pusat Penelitian Hiu Paus Terbesar di Indonesia 23. HIU PAUS JADI IKON WISATA DI PANTAIHIU PAUS JADI IKON WISATA DI PANTAI BENTAR PROBOLINGGO, JATIMBENTAR PROBOLINGGO, JATIM Hiu paus muncul setiap januari maret Kehadirannya meningkatkan jumlah wisatawan 2 kali lipat Pemkab Probolinggo menganggarkan dana APBD untuk pengembangan wisata hiu paus 24. UPAYA KONSERVASI HIU PAUS 1. PERLINDUNGAN Penetapan Status Perlindungan ikan hiu paus melalui Kepmen KP No. 18 Tahun 2013 Perlindungan Habitat melalui pencadangan kawasan konservasi perairan (TNP Laut Sawu) Penyadaran Masyarakat 2. PELESTARIAN Penelitian dan Pengembangan Survey dan monitoring populasi Penyusunan Rencana Pengelolaan Aksi Konservasi 3. PEMANFAATAN Pengembangan wisata bahari (Ekotourism) hiu paus 25. MATRIK RANCANGAN NPOA HIU DAN PARI 2015 - 2019MATRIK RANCANGAN NPOA HIU DAN PARI 2015 - 2019 NO STRATEGI PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR CAPAIAN KOORDINATOR/ PELAKSANA MITRA PELAKSANA 1 Menyusun dan Mengimplementasika n Regulasi Nasional Untuk Mendukung Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya Hiu dan Pari Penyiapan payung hukum NPOA Hiu dan Pari Fasilitasi Pembahasan NPOA dan proses legislasi hiu dan pari Kepmen Kelautan dan Perikanan ttg Penetapan NPOA Hiu dan Pari Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT; BalitbangKP; BKIPM, BPSDMKP, NGO, DinasKP, Universitas Penyiapan regulasi pendukung pengelolaan berkelanjutan perikanan hiu dan pari Pelaksanaan FGD, Konsultasi Publik, Workshop Pengelolaan Hiu dan Pari Laporan dan rekomendasi tentang pengelolaan perikanan hiu dan pari' Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT; BalitbangKP; BKIPM, BPSDMKP, NGO, DinasKP, Universitas 2 Melakukan Review Status Perikanan Hiu Pada Level Nasional, Regional dan Internasional Mengkaji status perikanan hiu pada tingkat nasional Temu pakar / workshop dalam rangka update status perikanan hiu dan pari nasional Mengupdate Buku Status Perikanan Hiu Nasional Data status perikanan hiu nasional Dit.SDI-Ditjen P.Tangkap Ditjen PT; BalitbangKP; BKIPM, BPSDMKP, NGO, DinasKP Mengkaji status pengelolaan perikanan hiu pari terkait dengan kebijakan regional / RFMO (SEAFDEC, IOTC, CCSBT, WCPFC, dsb) Melakukan update resolusi regional terkait hiu dan pari Laporan update resolusi regional disosialisasikan ke instansi terkait Dit.SDI-Ditjen P.Tangkap BalitbangKP; Ditjen KP3K Mengimplementasikan resolusi perikanan regional pada tingkat nasional Laporan pelaksanaan resolusi regional terkait hiu dan pari Dit.SDI-Ditjen P.Tangkap BalitbangKP; Ditjen KP3K Menyusun laporan tahunan nasional pelaksanaan resolisi perikanan regional Laporan tahunan pelaksanaan resolusi regional terkait hiu dan pari Dit.SDI-Ditjen P.Tangkap BalitbangKP; Ditjen KP3K; NGO Melaksanakan hasil konvensi internasional (CITES) terkait dengan perdagangan internasional hiu dan pari Melaksanakan mandat konvensi CITES dalam pengelolaan hiu dan pari Appendik Laporan pelaksanaan mandat konvensi CITES terkait hiu dan pari Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT; BalitbangKP, PUSKARI, Ditjen PSDKP Memfasilitasi pertemuan dalam rangka persiapan pelaksaan konvensi Laporan pelaksanaan pertemuan Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT, BalitbangKP, NGO Melaporkan pelaksanaan mandat konvensi ke CITES sekretariat Laporan pelaksanaan mandat konvensi CITES terkait hiu dan pari Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT, BalitbangKP, PUSKARI, Ditjen P2SDKP; NGO 26. MATRIK RANCANGAN NPOA HIU DAN PARI 2015 - 2019MATRIK RANCANGAN NPOA HIU DAN PARI 2015 - 2019 3 Penguatan Data dan Informasi Perikanan Hiu dan Pari Penguatan database dan sistem informasi perikanan hiu dan pari Melakukan kompilasi data perikanan hiu dan pari nasional Data kompilasi perikanan hiu dan pari nasional Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT, BalitbangKP, PUSKARI Pembuatan database dan sistem informasi perikanan hiu dan pari nasional Database perikanan hiu dan pari nasional Dit.KKJI-Ditjen KP3K Ditjen PT, BalitbangKP, PUSKARI Optimalisasi data hasil tangkapan (produksi) hiu dan pari di lokasi- lokasi pendaratan utama Pembuatan pedoman pengenalan hiu dan pari Format standar pencatatan hiu dan pari nasional Dit. SDI_Ditjen P.Tangkap Ditjen KP3K, BaitbangKP, LIPI Perekrutan dan penempatan tenaga enumerator Buku Pedoman Pengenalan Hiu dan Pari Dit.KKJI_Ditjen KP3K BalitbangKP, Ditjen PT, Universitas Melakukan pencatatan pendaratan hiu dan pari sampai ke level genus/spesies di basis pendaratan hiu dan pari utama Laporan pencatatan enumerator Dit.SDI-Ditjen P.Tangkap Ditjen KP3K, BalitbangKP, LIPI NO STRATEGI PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR CAPAIAN KOORDINATOR/ PELAKSANA MITRA PELAKSANA Penyusunan format standar pendataan hiu dan pari Penyempurnaan format standar pendataan hiu dan pari Sosialisasi dan Pembinaan Pengisian format standar pendataan pendaratan ikan hiu dan pari 27. MATRI