Laporan praktikum kimia laju reaksi

  • Published on
    29-Jul-2015

  • View
    228

  • Download
    14

Embed Size (px)

Transcript

1. LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA LAJU REAKSI 2. 1 Disusun Oleh: Aditya Aulia Akbar G (02) Alvioli Milanisa Hartono P (04) An Nisaa Ul Alimah (07) Anggun Surya Diantriana (08) Zakiyah Ramadany (37) 3. 2 XI IPA 1 SMAN 1 Situbondo 4. 3 Kata Pengantar Laju reaksi atau kecepatan reaksi menyatakan banyaknya reaksi kimia yang berlangsung per satuan waktu. Laju reaksi dipelajari oleh cabang ilmu kimia yang disebut kinetika kimia. Laju reaksi menyatakan molaritas zat terlarut dalam reaksi yang dihasilkan tiap detik reaksi. Perkaratan besi merupakan contoh reaksi kimia yang berlangsung lambat, sedangkan peledakan mesiu atau kembang api adalah contoh reaksi yang cepat. Dengan memperhatikan fenomena-fenomena tersebut, maka pada tanggal 12 November 2014 kami telah melakukan praktikum kimia yang bertujuan untuk menyelediki dan mengamati faktor-faktor yang mempegaruhi laju reaksi di Kelas XI - MIA 1 SMAN 1 Situbondo. Kami menguji faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi laju reaksi dengan serangkaian praktikum. Sesuai dengan prosedur praktikum yang telah ada dan dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Kami, (Aditya Aulia Akbar G, Alvioli Milanisa Hartono P, An Nisaa Ul Alimah, Anggun Surya Diantriana, dan Zakiyah Ramadany) telah melaksanakan praktikum dan menyusun laporan ini bersama-sama dengan bimbingan dari guru kami Ibu Nur Saadah, S.Pd. Situbondo, 16 November 2014 5. 4 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat reaksi-reaksi kimia dengan kecepatan yang berbeda-beda. Ada reaksi yang berlangsung sangat cepat seperti petasanyang meledak, ada juga reaksi yang berlangsung sangat lambat seperti pengkaratan besi. Reaksi kimia adalah proses perubahan zat reaksi menjadi produk. Seiring dengan bertambahnya waktu reaksi, maka jumlah pereaksinya akan semakin sedikit, sedangkan produk semakin banyak. Laju reaksi dapat dinyatakan sebagai laju perubahan konsentrasi per satuan waktu. Waktu yang digunakan dapat berupa detik, menit, jam, hari, bulan, maupun tahun, tergantung pada lamanya reaksi berlangsung. Laju reaksi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya yaitu konsentrasi, suhu, luas permukaan, tekanan dan katalis. Oleh karena itu percobaan ini dilakukan untuk mengetahui laju reaksi kimia yang ada dalam kehidupan dan bagaimana perlakuan untuk meningkatkan laju reaksi. 1.2 Tujuan Praktikum Untuk menentukan persamaan laju reaksi kimia 6. 5 BAB II LANDASAN TEORI Dalam reaksi kimia terdapat perbedaan laju reaksi antara reaksi yang satu dengan reaksi yang lain. Misalnya ketika kita membakar kertas, reaksi berlangsung begitu cepat sedangkan reaksi pembentukan minyak bumi memerlukan waktu yang sangat lama. Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa reaksi kimia memiliki laju reaksi yang berbeda. Dalam ilmu kimia laju reaksi kimia dipelajari dalam kinetika kimia. Kinetika kimia adalah bagian dari ilmu kimia yang mempelajari tentang laju reaksi kimia, bagaimana cara menghitung laju suatu reaksi kimia dan berbagai hal yang mempengaruhinya. Cepat lambatnya suatu reaksi kimia yang berlangsung disebut laju reaksi. Laju reaksi dapat dinyatakan sebagai perubahan konsentrasi pereaksi atau produk per satuan waktu. Konsentrasi biasanya dinyatakan dalam mol per liter, tetapi untuk reaksi fase gas, satuan konsentrasi dapat diganti dengan satuan tekanan seperti atmosfer, millimeter merkurium, atau pascal. Satuan waktu yang digunakan dapat berupa detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun bergantung pada reaksi tersebut berjalan cepat atau lambat. Laju reaksi = Perubahan konsentrasi Satuan waktu Untuk mengukur laju reaksi, perlu dilakukan analisis secara langsung maupun tak langsung tak langsung banyaknya, produk yang terbentuk atau banyaknya reaksi yang tersisa setelah penggal waktu tertentu. 7. 6 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Praktikum Praktikum dilaksanakan di Ruang Kelas XI - MIA 1 SMAN 1 Situbondo pada tanggal 31 Oktober 2014. 3.2 Alat dan Bahan Praktikum Alat dan Bahan Ukuran Jumlah Gambar Erlenmeyer - 1 buah Sumbat Berlubang - 1 buah 8. 7 Silinder Ukur 50 mL 1 buah Arloji (stopwatch) - 1 buah Gelas Kimia 1 liter 1 buah Asam klorida - 0,2 M Keping Pualam - 5 gram selang - 1 buah 9. 8 3.3 Cara Kerja Masukkan 5 keping pualam ke dalam salah satu sisi tabung reaksi. a. Isilah silinder ukur dengan air sampai penuh, kemudian tutuplah dengan kertas tisu. Balikkan dan masukkan ke dalam gelas kimia yang berisi air (lihat gambar). b. Pasangkan selang secara hati-hati ke dalam silinder ukur yang terbalik tersebut (jangan sampai ada udara masuk), kemudian ujung selang yang lain dipasang pada sumbat tabung. c. Masukkan larutan HCl 0,2 M ke dalam erlenmayer yang berisi kepingan pualam dan segera sumbat dengan sumbat tabung yang sudah terpasang pada langkah (b). d. Catatlah volume gas yang masuk ke dalam silinder ukur setiap detik pada tabel pengamatan. e. Buatlah grafik pertambahan volume gas (sumbu y) terhadap waktu (sumbu x) pada kertas grafik 10. 9 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengamatan TABEL PENGAMATAN Percobaan I (Luas Permukaan) Waktu (detik) 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 Volume gas CO2 pada silinder ukur (mL) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Pertambahan volume CO2 (mL) +1 +1 +1 +1 +1 +1 +1 +1 +1 +1 4.2 Analisis Data Pada percobaan tersebut, gelembung CO2 yang dihasilkan oleh reaksi 2HCl + CaCO3 CO2 + CaCl2 + H2O Akan keluar dari selang dan memasuki silinder ukur yang berisi air sehingga volume air akan berkurang. Volume air berkurang sebanyak 1mL setiap 2 detik secara terus-menerus. Yang berarti gelembung CO2 tersebut memenuhi silinder ukur dan membuat air sepenuhnya keluar sehingga hanya terdapat gas CO2 di dalam silinder ukur pada saat detik ke 28. 11. 10 PERTANYAAN DISKUSI a. Bagaimana pertambahan volume gas CO2 pada silinder ukur dari waktu ke waktu? b. Pada selang waktu manakah laju pertambahan volume paling besar dan paling kecil? c. Hitunglah laju rata-rata pembentukan gas CO2 pada selang waktu 60 detik pertama! d. Hitunglah laju rata-rata pembentukan gas CO2 pada selang waktu 60 detik terakhir! e. Faktor apakah yang menyebabkan perbedaan laju reaksi rata-rata pada 60 detik pertama dengan 60 detik terakhir? JAWABAN a. Volume gas CO2 pada silinder ukur terus bertambah, terbukti dengan penurun volume air yang digantikan oleh gas CO2 b. Semua sama c. (data yang tersedia tidak memungkinkan hingga 60 detik) Laju reaksi rata-rata = Jumlah Perubahan konsentrasi = 1M/detik Satuan waktu d. (data yang tersedia tidak memungkinkan hingga 60 detik) Laju reaksi rata-rata = Jumlah Perubahan konsentrasi = 1M/detik Satuan waktu e. Tidak ada perbedaan laju. Yang menyebabkan perbedaan laju reaksi adalah perbedaan konsentrasi, luas permukaan, suhu, dan katalis. 12. 11 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Dari percobaan yang telah kita lakukan, terbukti bahwa gas CO2 terus bertambah sebanyak 1 ml setiap 2 detik. 5.2 Saran dan Harapan Didalam melakukan praktikum sebaiknya siswa siswi menggunakan pakaian praktikum dan alat kesehatan dan keselamatan kerja (K3) lainnya serta memperhatikan segala peringatan dan prosedur praktikum. Dan sebaiknya sekolah menyediakan alat alat praktikum yang lebih lengkap agar praktikum dapat dilakukan dengan lebih baik. Kami berharap, akan ada penyempurnaan terhadap hasil praktikum kami dengan percobaan baru yang lebih akurat. Serta dapat menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dengan lebih terperinci. 0 2 4 6 8 10 12 10 s 12 s 14 s 16 s 18 s 20 s 22 s 24 s 26 s 28 s Volume gas CO2 Volume gas CO2 13. 12 DAFTAR PUSTAKA http://id.wikipedia.org/wiki/Laju_reaksi BukuPaketKimiauntukkelasXI penerbitErlangga

Recommended

View more >