Perilaku pemimpin

  • Published on
    28-Nov-2014

  • View
    2.400

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

<ul><li> 1. LEADERSHIP OLEH: Bertha Suryani Halim (2011-011-275) Finah (2011-011-027) Fibrina Andri Putri (2011-011-311) </li> <li> 2. Apa itu kepemimpinan???? Kepemimpinan =&gt; Kemampuan untuk mempengaruhi sebuah kelompok untuk mencapai suatu visi atau serangkaian tujuan. Manajemen =&gt; Menggunakan otoritas yang inheren dengan jabatan formal untuk mendapatkan keinginan dari anggota organisasi. Baik kepemimpinan maupun manajemen, keduanya merupakan kunci untuk kesuksesan suatu organisasi. </li> <li> 3. Trait theories of Leadership (Teori Sifat) teori-teori yang mempertimbangkan berbagai sifat dan karakteristik pribadi yang membedakan antara para pemimpin dengan mereka yang bukan pemimpin. Sifat-sifat dasar dari teori ini: Ekstraversi Konsisten Terbuka Kecerdasan emosional Sifat memang bisa memprediksi kepemimpinan, tapi sifat-sifat kepemimpinan ini lebih baik dalam memprediksi munculnya pemimpin dan tampilnya kepemimpinan daripada dalam membedakan antara pemimpin yang efektif dan tidak efektif. </li> <li> 4. Behavioral Theories of Leadership (Teori Perilaku) Teori-teori yang mengemukakan bahwa beberapa perilaku tertentu membedakan antara pemimpin dengan mereka yang bukan pemimpin. Perbedaan antara teori-teori kepemimpinan: - Teori sifat: pemimpin dilahirkan bukan diciptakan, sehingga kita harus mengidentifikasi pemimpin tersebut berdasarkan sifat-sifatnya. - Teori perilaku: pemimpin adalah seseorang yang memiliki keahlian yang lengkap sehingga bisa mengajarkan kepemimpinan, sehingga kita harus mengidentifikasi perilaku-perilaku yang tepat untuk mengajar para pemimpin yang potensial. </li> <li> 5. Penelitian-penelitian yang berhubungan dengan Teori perilaku Ohio State University University of Michigan -Initiating Structure -Consideration -Employee-oriented -Production-oriented </li> <li> 6. Contingency Theories Sementara teori sifat dan perilaku membantu kita dalam memahami kepemimpinan, sebuah komponen penting yang lepas / hilang: lingkungan di mana pemimpin tersebut berada. Contingency Theories menambahkan aspek tambahan ini ke dalam pemahaman kita mengenai studi-studi kepemimpinan yang efektif. 3 teori-teori kunci: Fiedlers Model Hersey and Blanchards Situational Leadership Theory Path-Goal Theory </li> <li> 7. - Fiedler Model Teori bahwa kelompok yang efektif bergantung pada kesesuaian antara gaya interaksi seorang pemimpin dengan bawahannya serta sejauh mana situasi tersebut menghasilkan kendali dan pengaruh untuk pemimpin tersebut. - Mengasumsikan gaya kepemimpinan (berdasarkan pada orientasi tugas atau hubungan dalam LPC (Least Preferred Coworker) questionnaire) adalah tetap. Berdasarkan pada 3 faktor situasional: 1. Hubungan pemimpin-anggota: tingkat kepatuhan, kepercayaan, dan rasa hormat para anggota terhadap pemimpin mereka. 2. Struktur tugas: tingkat struktur dalam pekerjaan (terstruktur atau tidak terstruktur) 3. Kekuatan posisi: kemampuan pemimpin untuk merekrut, memecat serta mempromosikan. Untuk mencapai kepemimpinan yang efektif: mengganti pemimpin terebut agar sesuai dengan situasi yang ada atau mengubah situasi agar sesuai dengan sang pemimpin. </li> <li> 8. Graphic Representation of Fiedlers Model Used to determine which type of leader to use in a given situation </li> <li> 9. Sebuah penyempurnaan dari model asli Fiedler: - Fokus pada stres sebagai musuh rasionalitas dan pencipta kondisi yang tidak menguntungkan - Seorang pemimpin intelijen dan berpengalaman mempengaruhi reaksi nya terhadap stres yang Penelitian mendukung teori Tingkat stres Rendah Tinggi Kemampuan intelektual Efektif Tidak efektif Pengalaman pemimpin Tidak efektif Efektif Fiedlers Cognitive Resource Theory </li> <li> 10. Penilaian Terhadap Model Fiedler Positif: - Banyak bukti yang mendukung model, terutama jika delapan situasi asli dikelompokkan menjadi tiga Masalah masalah - Logika yang mendasari LPC tidak dimengerti dengan baik - Skor LPC tidak stabil - Variabel-variabel kontingensi yang sangat kompleks dan sulit untuk dinilai. </li> <li> 11. Situational Leadership Theory Sebuah model yang berfokus pada kesiapan para pengikut. - Pengikut dapat menerima atau menolak pemimpin - Efektivitas tergantung pada respon pengikut terhadap tindakan pemimpin - "Kesiapan" adalah sejauh mana orang memiliki kemampuan dan kesediaan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Kemampuan untuk mengikuti Kesediaan untuk mengikuti Perilaku Kepemimpinan Tidak mampu Tidak bersedia Memberikan arahan yang jelas dan spesifik Tidak mampu Bersedia Menampilkan orientasi tugas yang tinggi Mampu Tidak bersedia Menggunakan gaya yang suportif dan partisipatif Mampu Bersedia Tidak perlu berbuat banyak </li> <li> 12. Mengambil elemen-elemen dari Ohio State studies dan the expectancy theory of motivation TEORI : - Pemimpin memberikan pengikut informasi, dukungan, dan sumber daya untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka - Pemimpin membantu memperjelas "jalan" untuk tujuan pekerja - Pemimpin dapat menampilkan jenis kepemimpinan ganda Empat jenis pemimpin : - Direktif: berfokus pada pekerjaan yang harus dilakukan - Suportif: berfokus pada kebutuhan para pengikut - Partisipatif: berunding dengan karyawan dalam pengambilan keputusan - Berorientasi pencapaian: menetapkan tujuan-tujuan yang besar dan menantang Houses Path-Goal Theory </li> <li> 13. Bagaimana seorang pemimpin membuat keputusan adalah sama pentingnya dengan apa yang diputuskan Dasar pikiran: variabel-variabel situasional yang berinteraksi dengan atribut kepemimpinan akan berdampak terhadap perilaku pemimpin. - Perilaku pemimpin harus disesuaikan untuk mencerminkan struktur tugas yang memiliki beraneka tuntutan untuk aktivitas-aktivitas rutin dan non rutin - Ini adalah sebuah model normatif yang menyediakan serangkaian peraturan yang harus diikuti ketika menentukan bentuk dan besarnya partisipasi dalam pembuatan keputusan =&gt; 5 gaya kepemimpinan =&gt; 12 variabel kontingensi Vroom and Yettons Leader-Participation Model </li> <li> 14. Leader-Member Exchange (LMX) Theory Di dalam kelompok Anggota mirip dengan pemimpin Menerima lebih banyak waktu dan perhatian dari pemimpin Memberikan tanggung jawab dan penghagaan yang lebih besar. Di luar kelompok Dikelola oleh aturan dan kebijakan formal Menerima lebih sedikit perhatian dan waktu dari pemimpin Memiliki hubungan yang didasarkan pada interaksi otoritas formal </li> <li> 15. Charismatic Leadership Karisma berarti anugerah dalam bahasa Yunani. Visi Risiko pribadi Sensitif dengan kebutuhan bawahan Perilaku yang tidak kovensional </li> <li> 16. Bagaimana Pemimpin yang Karismatik Mempengaruhi Para Pengikutnya??? Mengartikulasikan sebuah visi Membuat sebuah pernyataan visi Menunjukkan/ mendemonstrasikan visi tersebut. Membuat seperangkat nilai yang baru </li> <li> 17. Transformational Leaders o Transactional Leaders - Penghargaan bersyarat - Manajemen dengan Pengecualian (aktif) - Manajemen dengan Pengecualian (pasif) - Laissez-Faire oTransformational Leaders - Pengaruh yang ideal - Motivasi yang inspirasional - Stimulasi intelektual - Pertimbangan yang bersifat individual </li> <li> 18. Model Kepemimpinan Efektif Pasif Aktif Tidak efektif Pengaruh yang Ideal Motivasi yang Inspirasional Laissez-Faire Stimulasi Intelektual Pertimbangan yang bersifat individual Penghargaan Bersyarat Manajemen dengan Pengecualain </li> <li> 19. Authentic leaders Pemimpin yang mengenal betul diri mereka , sangat memahami keyakinan dan nilai-nilai yang dianutnya, serta bertindak berdasarkan nilai dan keyakinan tersebut secara terbuka dan jujur. Etika dan Kepemimpinan Kepemimpinan tidak terbebas dari nilai. Sebelum menilai seorang pemimpin sebagai seseorang yang efektif, kita harus mempertimbangkan cara yang digunakan oleh pemimpin tersebut untuk mencapai tujuan dan nilai moral dari tujuan tersebut sendiri. </li> <li> 20. Kepercayaan dan Kepemimpinan Kepercayaan Suatu ekspektasi positif bahwa orang lain tidak akan bertindak secara oportunistik. - Atribut utama yang dikaitkan dengan kepemimpinan - Pengikut-pengikut yang percaya terhadap pemimpin mereka akan menyesuaikan sikap sikap serta tindakan mereka dengan perilaku atau bersedia untuk memenuhi permintaan dari si pemimpin. Trust Desired Actions Desired Attitudes </li> <li> 21. Bagaimanakah kepercayaan berkembang???? Kepemimpinan: - Integritas - Kecakapan -kebajikan / perbuatan baik Kepercayaan Tindakan: - Pengambilan risiko - Keefektivan kelompok - Produktivitas </li> <li> 22. Mentoring Mentor =&gt; seorang karyawan senior yang membantu dan mendukung karyawan yang belum berpengalaman. Fungsi-fungsi karier Fungsi-fungsi psikososial Melatih anak didik mengembangkan keahliannya dan mencapai tujuan kerja Memberi saran kepada anak didik untuk mengatasi kecemasan dan ketidakpastian guna meningkatkan rasa percaya dirinya Membantu anak didik bertemu orang- orang yang memiliki pengaruh dalam organisasi Berbagi pengalaman pribadi dengan anak didik Melindungi anak didik dari risiko-risiko yang bisa merusak reputasinya Menjalin persahabatan dan penerimaan yang baik Bertindak seolah-olah sebagai dewan yang mendengarkan berbagai ide Bertindak sebagai contoh atau model </li> <li> 23. Menemukan dan Menciptakan Pemimpin yang Efektif Selecting Leaders Training Leaders </li> <li> 24. Implikasi Global - Kepemimpinan memainkan peran utama dalam usaha memahami perilaku kelompok. - Gaya kepemimpinan di beberapa negara: &gt; Orang Brazil lebih menyukai pemimpin yang memiliki sikap tenggang rasa yang tinggi, partisipatif, serta memiliki nilai LPC yang tinggi. &gt; Pekerja Prancis menginginkan seorang pemimpin yang memiliki initiating structure yang tinggi serta berorientasi tugas. &gt; Orang Mesir menyukai pemimpin yang berorientasi team(kelompok), partisipatif, serta memiliki jarak kekuasaan yang tinggi. - Para pemimpin perlu menyesuaikan gaya kepemimpinan mereka dengan aspek-aspek kultural yang unik dari suatu negara. </li> <li> 25. Ringkasan dan Implikasi untuk Manager - Kepemimpinan memainkan peran sentral dalam usaha memahami perilaku kelompok, karena pemimpinlah yang biasanya memberikan pengarahan untuk mengejar tujuan. - Ekstraversi, kahati-hatian, dan keterbukaan terhadap pengalaman memiliki hubungan yang kuat dan konsisten dengan kepemimpinan. - Pendekatan perilaku telah membatasi kepemimpinan ke dalam gaya yang berorientasi tugas dan yang berorientasi manusia. - Perlunya perhatian terhadap variabel variabel situasional, khususnya pengaruh yang kuat dari pengikut. - Penelitian terhadap kepemimpinan yang karismatik dan transformasional telah memberikan kontribusi utama mengenai pemahaman terhadap kepemimpinan. - Pemimpin harus dapat dipercaya. </li> </ul>