Sejarah VOC

  • Published on
    20-Jul-2015

  • View
    660

  • Download
    9

Embed Size (px)

Transcript

<p>Slide 1</p> <p>Awal Berdirinya VOCAwal Berdirinya VOC VOC didirikan pada tanggal20 Maret 1602 yang merupakan perusahaan Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdangan diAsia .Badan dagang Vereenigde Oostindesche Compagnie (VOC) atauPerserikatan Perusahaan Hindia Timur Belanda merupakan badan dagang yang istimewa kerena didukung oleh negara dan diberi fasilitas-fasilitas tersendiri yang istimewa. </p> <p>a.kekuasaan raja menjadi berkurang / bahkan didominasi secara keseluruhan oleh VOC.</p> <p>b.Wilayah kerajaan terpecah belah dengan melahirkan kerajaan dan penguasa baru di bawah kendali VOC.</p> <p>c.Hak Oktroi ( istemewa ) VOC, membuat masyarakat Indoneisa menjadi miskin dan menderita.</p> <p>Pengaruh kebijakan VOC bagi rakyat IndonesiaTokoh tokoh pada masa VOCSebab- sebab keruntuha VOC pada saat itu adalah sebagai berikut :Banyak pendapat yang menyatakan bahwa sebab yang menyebabkan VOC runtuh adalah lantaran korupsi yang terjadi di tubuh VOC itu sendiri. Namun tokoh tokoh berwibawa seperti J.C. van Leur dan W. Coolhaas secara meyakinkan mengemukakan bahwa korupsi bukanlah faktor utama dalam kemunduran dan keruntuhan VOC (Boxer, 1983 : 107). Berakhirnya Kekuasaan VOC</p> <p>Kebijakan VOC yang diterapkan di Indonesiaa.menguasai pelabuhan-pelabuhan dan mendirikan benteng untuk melaksanakan monopoli perdangan.</p> <p>b.melaksakan politik devide et impera ( memcah dan menguasai ) dalam rangka untuk menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia.</p> <p>c.Untuk mempererat kedudukannya, perlu mengangkat seorang Gubernur Jenderal.</p> <p> Monopoli perdagangan</p> <p>Selesai penugasannya sebagai perwira laut utama di Hindia Belanda (1599-1601), Pieter Both ditunjuk sebagai 'penguasa tertinggi' pada November 1609 dengan tugas utama untuk menciptakan monopoli perdagangan antara pulau pulau di Hindia Belanda hanya dengan Kerajaan Belanda, dan tidak dengan negara lain, terutama Inggris. Dan Pieter Both memulainya dengan mendirikan pos perdagangan di Banten dan Jakarta (1610). </p> <p> Pieter Both memegang jabatan sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 19-December-1610 hingga 6-November-1614. Dan dia berhasil mengadakan perjanjian perdagangan dengan Pulau Maluku, menaklukan Pulau Timor dan mengusir Spanyol dari Pulau Tidore.Sesudah digantikan oleh Gubernur Jenderal Gerard Reynst, Pieter Both bertolak kembali ke Belanda dengan 4 kapal, tetapi malangnya dia tenggelam di perairan Mauritius bersama 2 kapalnya.</p> <p> Tindakan-tindakan yang dianggap kontroversi adalah peristiwa pembantaian rakyat Banda tahun 1621 dan skandal Sarah Specx Pieter Coertenhoff di Batavia. Sebagai catatan, peristiwa Banda tahun 1621 adalah tindakan genocide pertama yang dilakukan bangsa Belanda kepada rakyat Indonesia.Jan Pieterszoon Coen (selanjutnya ditulis JP Coen) lahir di kota Hoorn Belanda pada tanggal 8 Januri 1587. Tahun 1601 dia pergi belajar berdagang di kota Roma. Kemudian dia bekerja di kantor milik Justus Pescatore.</p> <p> Tanggal 18 Januari 1621 Coen dan tentaranya berhasil mengusir Pangeran Jayakarta dan pengikutnya, kemudian dia merubah nama Jayakarta menjadi Batavia.Langkah JP Coen selanjutnya adalah merealisasikan monopoli pembelian pala di Hindia. Pala merupakan komoditas rempah-rempah yang hanya ada di Kepulauan Banda. Saat itu penduduk Banda menandatangani persetujuan penjualan pala kepada VOC dan juga Inggris. Untuk menguasai pala di pulau itu Coen menggunakan cara keras dan brutal. Hal tersebut memperlihatkan lemahnya organisasi dan militer VOC. Namun Van leur berpendapat bahwa kelemahan angkatan laut merupakan faktor utama dalam kejatuhan VOC, walaupun dia melangkah terlalu jauh dengan menyatakan bahwa inilah sesungguhnya yang merupakan satu satunya sebab keruntuhan VOC. VOC banyak kekurangan tengaga pelaut yang terampil sehingga banyak digunakan tenaga pelaut yang lemah fisik dan kadang kadang sakit. Perang tahun 1780 1783 memperlihatkan kelamahan maritim VOC demikian jelasnya, hingga Heeren XVII terpaksa meminta bantuan angkatan laut dari Staten Generaal (Ibid, hal : 140).Keadaan VOC yang merosot di Asia menjadi bahan pembahasan di negeri Belanda, mengenai apa yang harus atau dapat dilakukan untuk memperbaiki keadaan ini. Para pembela kompeni mengatakan bahwa hutangnya yang berjumlah 21.543.644telah berkurang menjadi 8.506.567 dalam tahun 1799.</p> <p>Pada pertengahan abad ke 18 VOC mengalami kemunduran karena beberapa sebab. Kemunduran ini mengakibatkan dibubarkannya VOC. Di antara beberapa penyebabnya adalah:1. Banyak pegawai VOC yang curang dan korupsi.</p> <p>2. Banyak pengeluaran untuk biaya peperangan contoh perang melawan Hasanuddin dari Gowa.</p> <p>3. Banyaknya gaji yang harus dibayar karena kekuasaan yang luas membutuhkan pegawai yang banyak.</p> <p>4. Pembayaran Devident (keuntungan) bagi pemegang saham turut memberatkan setelah pemasukan VOC kekurangan.</p> <p>5. Bertambahnya saingan dagang di Asia terutama Inggris dan Perancis.</p> <p>6. Perubahan politik di Belanda dengan berdirinya Republik Bataaf 1795 yang demokratis dan liberal menganjurkan perdagangan bebas.Karena korupsi, lemahnya pengawasan administrasi dan kemudian konflik dengan pemerintah Belanda sehubungan dengan makin berkurangnya keuntungan yang ditransfer ke Belanda karena dikorupsi oleh para pegawai VOC di berbagai wilayah, maka kontrak VOC yang jatuh tempo pada 31 Desember 1979 tidak diperpanjang lagi dan secara resmi dibubarkan tahun 1799. Setelah dibubarkan, plesetan VOC menjadiVergaan Onder Corruptie(Hancur karena korupsi).Setelah VOC dibubarkan, daerah-daerah yang telah menjadi kekuasaan VOC, diambil alih termasuk utang VOC sebesar 134 juta gulden- oleh Pemerintah Belanda, sehingga dengan demikian politik kolonial resmi ditangani sendiri oleh Pemerintah Belanda. Yang menjalankan politik imperialisme secara sistematis, dengan tujuan menguasai seluruh wilayah, yang kemudian dijadikan sebagai daerah otonomi yang dinamakan India-Belanda (Nederlands-Indi) di bawah pimpinan seorang Gubernur Jenderal.Gubernur Jenderal VOC terakhir, Pieter Gerardus van Overstraten (1797 1799), menjadi Gubernur Jenderal Pemerintah India-Belanda pertama (1800 1801).</p> <p> Dari berbagai pendapat dapat kita simpulkan bahwa sebab keruntuha VOC itu adalahKorupsi merajalela di kalangan pegawai pejabat dan hampir semua lini pemerintahan VOC di Nusantara.Banyaknya pengeluaran yang terjadi pada masa itu. Ini adalah dampak dari peperangan melawan Iggris.Adanya saingan baru di daerah Nusantara seperti Inggris dan PerancisPerubahan politik di Belanda juga menyebabkan keruntuhannya.Hutang VOC sangatlah besar.Lemahnya pasukan militer atau perang VOCMulai tumbuhnya rasa Nasionalisme di daerah Nusantara</p>