Tanggung jawab sosial dan msdm

  • Published on
    07-Dec-2014

  • View
    308

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tanggung jawab sosial dan msdm

Transcript

<ul><li> 1. Oleh: Iskawanto Kurniawan Rosianah Berliana Waty Dosen Pengajar: Muhammad Iqbal, Ph.D</li></ul> <p> 2. Demografi &amp; keberagamanEtikaMSDMKeberlanjutan / Sustainibility 3. Tradisionalis (1922 1945) + sabar, suka hal-hal detil dan tekun - kolot dan sikap cenderung kakuBaby Boomers (1946 1964) + berorentasi pada karir dan pekerjaan, mandiri dan lebih mengutamakan proses daripada hasil - konservatif dan menolak perubahan, cenderung idealis dan konvensional 4. Generasi X (1965 1980) + mandiri, kreatif, mampu mencari alternatif solusi, mudah beradaptasi dan mampu merubah arah dengan cepat - selalu menghitung kontribusi terhadap hasil pekerjaannya, kurang mampu berkomitmen terhadap pekerjaan (cenderung bekerja secukupnya dan tidak bersedia lembur) 5. Generasi Y (1981 2000) + Memiliki banyak energi, antusiasme, keinginan untuk berkontribusi lebih dan membuat suatu perubahan, dan optimis dalam melaksanakan pekerjaannya- Tidak menyukai pemimpin otoriter dan terbiasa mendapatkan semua yang diinginkannya. Memiliki mentalitas: "I want it all, I want it now, and I want you to get it for me. 6. Sumber: Mello, 2005 7. Glass ceiling Praktik diskriminatif yang mencegah para wanita dan anggota golongan tertentu untuk naik ke tingkat eksekutifHubungan sukarela dan percintaan dalam kerja Sifat dari pelecehan seksual -Quid pro quo hasil pekerjaan dihubungkan pada imbalan seksual oleh seorang individu- Lingkungan yang bermusuhan kinerja individu / kenyamanan psikologisnya sangat terpengaruh oleh kondisi kerja yang mengintimidasi atau menghina 8. Pemberi kerja sering mengabaikan individu dengan cacat fisik atau mental Diperlukan akomodasi yang pantas dan penempatan yang sesuai 9. Sumber: Mello, 2005 10. Memahami dan menghargai keberagaman Kesetaraan kesempatan dalam pekerjaan / Equal Employment Opportunity (EEO) Tindakan afirmatif (menentukan area masalah, tujuan &amp; langkah positif) Program dan manajemen keragaman 11. Etika (ethic) = prinsip-prinsip yang berhubungan dengan perbuatan benar dan salah, berhubungan dengan etik, etis = berarti baik Etika dalam fungsi SDM berkaitan dengan pembuatan keputusan yang etis pada setiap level proses MSDM. 12. Sistematik terkait dengan sistem ekonomi, politik, hukum, dan sistem sosial lainnya dimana bisnis beroperasiKorporasi terkait moralitas aktivitas, kebijakan, praktik dan struktur organisasional perusahaan individual sebagai keseluruhanIndividu tentang moralitas keputusan, tindakan dan karakter individual 13. Tindakan yang tidak etis, bagi perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif. Perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika pada umumnya perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis misalnya diskriminasi sistem remunerasi / jenjang karier. Karyawan yang berkualitas adalah aset yang paling berharga bagi perusahaan oleh karena itu semaksimal mungkin harus tetap dipertahankan. 14. Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari maka nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan kedalam manajemen korporasi yakni dengan cara : Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik (Code of Conduct) Memperkuat sistem pengawasan Menyelenggarakan pelatihan (training) untuk karyawan secara terus menerus 15. Kewajiban Karyawan terhadap Perusahaan: - kewajiban ketaatan - kewajiban konfidensialitas - kewajiban loyalitas Kewajiban Perusahaan terhadap Karyawan: - mengatasi diskriminasi - menjamin keselamatan dan kesehatan kerja - memberikan imbalan yang adil 16. Pada dasarnya praktek etika perusahaan akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang karena: dapat mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi (internal perusahaan maupun dengan eksternal) dapat meningkatkan motivasi pekerja melindungi prinsip kebebasan ber-niaga meningkatkan keunggulan bersaing 17. Bentuk kontribusi perusahaan untuk keberlangsungan kehidupan masyarakat di sekitarnya, baik secara sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat Menurut World Bank, CSR adalah komitmen dari bisnis untuk berkontribusi bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehingga berdampak baik bagi bisnis sekaligus baik bagi kehidupan sosial 18. investasi bagi perusahaan demi pertumbuhan dan keberlanjutan (sustainability)komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (sustainable development) 19. Bagi masyarakat: dapat mengembangkan diri dan usahanya sehingga sasaran untuk mencapai kesejahteraan tercapaiBagi perusahaan: - Meningkatkan Citra Perusahaan konsumen dapat lebih mengenal perusahaan sebagai perusahaan yang selalu melakukan kegiatan yang baik bagi masyarakat 20. - Memperkuat Brand Perusahaan menimbulkan kesadaran konsumen akan keberadaan produk perusahaan sehingga dapat meningkatkan posisi brand perusahaan- Mengembangkan Kerjasama dengan Para Pemangku Perusahaan perusahaan dapat membuka relasi yang baik dengan para pemangku kepentingan tersebut 21. - Membedakan Perusahaan dengan Pesaingnya kesempatan menonjolkan keunggulan komparatifnya sehingga dapat membedakannya dengan pesaing yang menawarkan produk atau jasa yang sama- Menghasilkan Inovasi dan Pembelajaran untuk Meningkatkan Pengaruh Perusahaan CSR secara konsisten dan berkala dapat memicu inovasi dalam perusahaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan peran dan posisi perusahaan dalam bisnis global </p>