Televisi edukasi

  • Published on
    14-Jun-2015

  • View
    1.760

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tugas Pengantar teknologi pendidikan

Transcript

<ul><li> 1. BAB.I PENDAHULUAN A. Latar belakang Teknologi Penididikan merupakan disiplin ilmu yang mengkaji tentang metode, desain pambelajaran hingga system dan teori belajar yang mampu memudahkan siswa dalam memahami, mengolah dan menerapkan ilmunya. Selain itu teknologi juga mempunyai Penerapannya di berbagai bidang seperti, Sistem belajar jarak jauh, penggunaan modul dan praktek belajar, radio pendidikan, TV pendidikan , CBSA, dan CAI maupun internet. Adapun meteri yang kami ambil ini adalah tentang TV pendidikan, CBSA, dan CAI dan Internet. Jadi dapat di artikan keempat penerapan tersebut sangat penting dalam sebuah peroses pembelajaran. Selain itu manfaat TV pendidikan seperti, Televisi dapat memberikan kejadian kejadian yang sebenarnya pada saat suatu peristiwa terjadi dengan di sertai komentar penyiarnya, Televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk peran serta masyarakat, Televisi dengan gambar audio visual sangat membantu dalam mengembangkan daya kreasi, Menyebarkan informasi di bidang pendidikan dan berfungsi sebagai media pembelajaran masyrakat, dan masih banyak lagi.B. Rumusan Masalah 1. pengertian dari beberapa penerapan TP 2. manfaat beberapa penerapan TP 3. karakteristik dari beberap penerapan TPC. Tujuan 1. Untuk lebih mengetahui dan memahami tentang Penerapn TP dan sub penerapan TP. 2. Untuk mengetahui penjelasan kelebihan dan kekuranagan dari beberapa penerapan TP di indonesiaCreated By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 1</li></ul><p> 2. BAB. II PEMBAHASANA. Televisi Edukasi 1. Pengertian TV Edukasi Televisi Edukasi (TVE) adalah stasiun TV yang mengkhususkan diri pada siaran pendidikan. TV edukasi adalah salah satu stasiun televisi yang dimiliki oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Departemen Pendidikan Nasional. Siaran televisi pendidikan dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia dan telah disiarkan oleh TVE, TVRI dan televisi swasta lainnya. Penyelenggaraan siaran televisi pendidikan merupakan salah satu strategi untuk memperbaiki kondisi dunia pendidikan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sejalan dengan hal di atas Pustekkom pada tahun 2004 sampai dengan 2005 telah merintis lokasi pemanfaatan siaran di 260 lokasi yang meliputi SMP, termasuk SMP terbuka dan SMA Terbuka. Pada tahun 2006 Depdiknas juga telah membagikan perangkat penerima siaran Televisi Edukasi kepada 28.376 SMP/MTs di Indonesia yang berada di Kabupaten pada 33 propinsi. Sedangkan pada akhir tahun 2007 Pustekkom Depdiknas telah membagikan ke SMP/MTs di kota seluruh Indonesia televisi, DVD player, parabola dan genset (bagi daerah terpencil) untuk memanfaatkan siaran TVE.2. Televisi Sebagai Alat Pendidikan Televisi merupakan alat yang digunakan sebagai sarana komunikasi searah yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kehidupan. Televisi dianggap sebagai media pembelajaran yang efektif dan menarik, karena alat ini dapat merekam dan menangkap objek gambar hidup yang sebenarnya, dari tempat yang jauh dapat dilihat dan dinikmati oleh pemirsa seolah-olah kejadian itu berada didepan matanya. Dengan menyadari bahwa televisi menjadi sebuah alat yang sangat potensi untuk memberikan informasi dan sekaligus sebagai alat pembelajaran kepada setiap yang menikmati, maka program penyiaran dan pertunjukannya haruslah dikemas dengan berpedoman etika dan nilai-nilai budaya yang positif. Perkembangan jaringan penyiaran lewat televisi, sejalan dengan perkembangan peradaban zaman yang begitu pesat, maka informasi dari tempat yang jauh, bahkan dari manca negara sekalipun dalam waktu sekejap dapat dilihat dan diikuti perkembangannya. Dengan jaringan komunikasi dan informasiyang mudah dan efektif untuk penyampaian pesan, maka dunia pendidikan seharusnya juga ikut mengambil peran dalam penanganan media televisi ini sebagai pusat sumber belajar. Artinya, para perencana dan praktisi pendidikan tidak hanya sebagai penonton dari luar arena program pertelevisian indonesia.Created By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 2 3. Tapi ikut ambil bagian penayangan program kependidikan yang dikemas untuk kepentingan pembinaan ahlak, moral dan nilai-nilai budaya indonesia.3. Rancangan Program TV Dengan memperhatikan media TV sangat bermanfaat dan diperlukan sekali dalam proses pembelajaran, namun pada sisi lain sarana tersebut belum mampu dijangkau untuk dilaksanakan didalam sistem pendidikan, maka untuk mewujudkan kebijakan seperti , guru berupaya untuk merancang program pembelajaran yang membutuhkan media TV, dengan cara: 1. Memberikan arahan yang jelas kepada peserta didik untuk dapat melihat program TV yang ada nilai-nilai pendidikan yang bersifat positif. 2. Membimbing peserta didik untuk memilih program acara yang sesuai dengan tingkat umur dan kejiwaanya. 3. Memberikan pemahaman tentang program tayangan TV yang ada relevansinya dengan program pendidikan yang diajarkan disekolahan. 4. Memberi tugas kepada peserta didik untuk mencatat atau mengidentifikasi programprogram acara TV yang bernilai edukasi(pendidikan). 5. Memberi tugas untuk menganti atau menonton program tayangan yang sesuai dengan nilai-nilai yang dikembangkan disekolah, misalnya berita, dialog interaktif, profil tokoh, dan sejenisnya, kemudian berakhir dengan membuat laporan pengamatan. 6. Membekali sikap mental peserta didik untuk tidak meniru setiap perilaku tokoh atau bintang film atau penyanyi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya ketimuran. Karakteristik Media Televisi.Setiap media komunikasi pasti memiliki karakteristik tertentu. Tidak ada satu media pun yang dapat di pergunakan untuk memenuhi segala macam tujuan komunikasi. Beberapa karakteristik media televisi adalah sebagai berikut: 1. Memiliki jangkauan yang luas dan segera dapat menyentuh rangsang penglihatan dan pendengaran manusia. 2. Dapat menghadirkan objek yang amat kecil atau besar, berbahaya, atau yang langka. 3. Menyajikan pengalaman langsung kepada penonton. 4. Dapat dikatakan meniadakan perbedaan jarak dan waktu. 5. Mampu menyajikan unsur warna, gerakan, bunyi, dan proses dengan baik. 6. Dapat mengkoordinasi pemanfaatan berbagai media lain, seperti film, foto, dan gambar dengan baik. 7. Dapat menyimpan berbagai data, informasi, dan serentak menyebarluaskannya dengan cepat ke berbagai tempat yang berjauhan. 8. Mudah ditonton tanpa perlu menggelapkan ruangan. 9. Membangkitkan perasaan intim atau media personal.Created By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 3 4. 4. Manfaat dan Tujuan Televisi Pendidikan Televisi pendidikan Indonesia ini di selenggarakan dengan dorongan semangat dengan tujuan untuk: 1. Membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. 2. Membantu mewujudkan hak semua warga negara Indonesia untuk memperoleh pengajaran, 3. Mempunyai misi untuk mewujudkan manusia manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa, Sedangkan manfaat dengan adanya televisi pendidikan antara lain : 1. Televisi dapat memberikan kejadian kejadian yang sebenarnya pada saat suatu peristiwa terjadi dengan di sertai komentar penyiarnya, 2. Televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk peran serta masyarakat, 3.Televisi dengan gambar audio visual sangat membantu dalam mengembangkan daya kreasi, 4.Menyebarkan informasi di bidang pendidikan dan berfungsi sebagai media pembelajaran masyrakat, 5.Memberikan pesan yang dapat diteima secara lebih merata oleh peserta didik 6.Sangat bagus untuk menerangkan suatu proses, 7.Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu, 8. Lebih realistis, dapat diulang-ulang dan dihentikan sesuai dengan kebutuhan, 9. Memberikan kesan yang mendalam, yang dapat mempengaruhi sikap peserta didik.5. Pemanfaatan TVE Ada 3 pola atau cara pemanfaatan program siaran TVE yang sejauh ini telah dimanfaatkan, yaitu sebagai berikut: 1. Pemanfaatan Program Siaran TVE sesuai dengan Jadwal Siaran TVE (Pemanfaatan Siaran TVE secara langsung). Dimana agar pembelajaran selaras dengan jam tayang TVE, maka guru mendownload jadwal tersebut dari situs TVE di internet, atau melalui situs pencari (misal: Google). Selain itu, guru dapat merelay siaran dari TVRI, karena TVE telah melakukan kerjasama dengan stasiun TVRI, program TVE yang ditayangkan adalah diprioritaskan pada mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris untuk peserta didik SMP dan MTs. Created By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 4 5. 2. Pemanfaatan Siaran TVE sebagai Penugasan. Berdasarkan jadwal tayangan siaran TVE yang ada, guru menugaskan para peserta didiknya untuk mengikuti tayangan siaran TVE tentang mata pelajaran tertentu pada waktu tertentu. Peserta didik dapat melaksanakan tugas ini di sekolah atau di rumah, baik secara perseorangan maupun dalam bentuk kelompok kecil. Untuk membantu pelaksanaan tugas ini, guru hendaknya memberikan format laporan hasil penugasan disertai penjelasan seperlunya. Guru juga menginformasikan batas waktu penyerahan hasil pelaksanaan tugas dan cara-cara penyajiannya di kelas. Pada hari dan waktu yang telah ditetapkan, guru meminta para peserta didiknya untuk manyajikan hasil tugas yang telah dikerjakan di hadapan teman sekelasnya. Peserta didik yang belum mendapat kesempatan untuk menyajikan hasil tugasnya, berperan untuk mengkaji dan memberikan pendapat, tanggapan atau komentar. Melalui aktivitas pembelajaran yang demikian ini, peserta didik dilatih menyusun bahan presentasi, memberikan pendapat, tanggapan atau komentar, dan sekaligus juga berlatih berdiskusi, dan membuat rangkuman/kesimpulan. Pada akhir kegiatan, guru dapat memberikan arahan atau hal-hal yang dinilai penting untuk pengembangan kemampuan.peserta didik. 3. Pemanfaatan Program Siaran TVE sebagai Pengisi Jam Pelajaran Kosong. Apabila guru berhalangan hadir karena sesuatu hal, maka guru piket atau guru serumpun dapat mengisi jam pelajaran kosong yang ada dengan menayangkan siaran TVE. Intinya adalah bahwa peserta didik tetap dapat belajar sekalipun guru mata pelajaran tertentu berhalangan hadir misalnya. Kegiatan pembelajaran tetap dapat berjalan sebagaimana biasanya. Guru piket atau guru serumpun tinggal menyelenggarakan kegiatan pembelajaran mengikuti RPP yang telah disiapkan sebelumnya. Apabila ada hal-hal yang berkembang selama kegiatan pembelajaran berlangsung, guru pengganti (guru piket atau guru serumpun) dapat mencatatnya dan menyampaikannya kepada guru mata pelajaran yang bersangkutan untuk dilakukan tindak lanjut.6. Program Siaran Televisi Edukasi Jenis-jenis materi siaran televisi edukasi yaitu :a) Formal TK siarannya : Pengetahuan, Moral (Story Telling) SD siarannya : Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS dan PPKN. SMP siarannya : Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Ekonomi, Penjas, Geografi, Fisika, Biologi, dan Seni.Created By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 5 6. SMA, siarannya : Biologi, Kimia, Fisika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.b) Nonformal Siaran nonformal yaitu untuk Paket B, paket C, dan keterampilan atau kursus. c) Informal Siaran informal berupa pentas dongeng, Lensa Siswa (Lensis), Ungkapan Budaya, Dokumentasi, Sinema Elektronik (sinetron), Fisika itu asyik, dan lain-lain. d) Informasi Pendidikan Siarannya berupa Straigh News, Featur, dan lain-lain. e) Strategi pengembangan TV pendidikan Dalam buku menyemai benih teknologi pendidikan (2007:419) kita mengenal beberapa strategi pengembangan penggunaan media massa: 1. Strategi perintisan/percontohan Merupakan cara yang dilakukan dengan menciptakan suatu model yang terbatas yang diawasi secara cermat terlebih dahulu. Strategi ini memang mempunyai landasan ilmiah yang lebih mantap karena berbagai komponen pengembangan dicobakan, dinilai, dan disempurnakan. 2. Strategi penahapan Strategi ini dilakukan bilamana semua data telah dapat diketahui. Strategi ini sesuai dengan konsep pendidikan diatas yaitu tiap mata acara diusahakan dalam bentuk paket. Proses yang dilakukan selangkah demi selangkah. Misalkan saja mata pelajaran bahasa indonesia. Dimulai tentang topik cara membaca cepat, setelah materi yang diberikan selesai baru dilanjutkan dengan topic yang lainnya. Selain dengan cara diatas TV Edukasi juga melakukan kerja sama dengan TV lokal. Diantaranya adalah: PKTVJogja MedianetFaTVE Magelangjar TVTVE SitubondoBMS TVFavorit TVRuai TVKepri Cyber School (KCS TV)Created By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 6 7. Jimbarwana TVTasik TVCMegaswara TVAdi TV JogjaBanten TVPalembang TV (Pal TV)TV5DCelebes TVJember TVAgung TV Bukittingi jaringan SINDOtv)Bengkulu TV TV Anak Spacetoon (Sekarang NET) Siger TV Mitra Vision Ira Vision Telkom Vision Skynindo Bali TV TVE Kediri TVE Medan(mantanPontianak Channel TVKU SINDOtv Malang SINDOtv Mataram Polonia TV TV9 Surabaya Mandala News TV Meg TV Bondowoso Arek TV SurabayaTVRIProses kerja sama yang dilakukan adalah dengan penggabungan program. Jadi TV Edukasi dapat menyiarkan programnya pada TV yang lain.7.Implementasi Televisi Pendidikan dengan PAI Teknologi televisi penyiaran bisa sangat bermanfaat bagi guru di ruang kelas dengan mempertimbangkan kebutuhan para siswa,menggunakan televise penyiaran mungkin efektif bagi penyediaan kesempatan belajar jarak jauh. Selanjutnya banyak operator kabel memberikan sekolah-sekolah pemrograman khusus,panduan guru,dan bahkan layanan computer khusus. Banyak sumber program yang tersedia via kabel tidak terpancar ulang dari penyiaran, tetapi hanya dipancarkan hanya menggunakan kabel. Sejumlah cara seperti ini menawarkan pemrograman berkualitas tinggi yang cocok digunakan di sekolah.Created By : ROMI DWI SYAHRI http://romidwisyahri95.blogspot.comPage 7 8. Dalam kaitannya dengan proses pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI), televisi pendidikan bermanfaat untuk menghemat waktu pembelajaran contohnya ketika seorang anak bisa mempraktekkan tata cara berwudhu dirumah setelah melihat secara langsung praktek berwudhu yang ditayangkan di televisi. Anak akan lebih menangkap keterangan yang didapat melalui televisi karena televisi tentunya menghadirkan tidak hanya dalam bentuk suara namun juga dilengkapi dengan gambar serta visualisasinya.8. Kelebihan dan Kekurangan pesan Pembelajaran Lewat Televisi Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar melalui program televisi untuk berbagai mata pelajaran dapat menguasai mata pelajaran tersebut sama seperti mereka yang mempelajarinya melalui tatap muka dengan guru kelas. Meskipun televisi memiliki ber bagai kelebihan dalam menyampaikan pesan dan materi pelajaran, televisi juga mempunyai kelemahan seperti berikut ini : A. Kelebihan 1. Televisi dapat memancarkan berbagai jenis bahan audio-visual termasuk gambar diam,film,objek,spesimen,drama. 2. Televisi bisa menyajikan model dan contoh-contoh yang baik bagi siswa. 3. Televisi dapat membawa dunia nyata kerumah dan ke kelas-kelas, seperti orang, tempat-tempat,dan peristiwa-peristiwa,melalui penyiaran langsung atau rekaman. 4. Televisi dapat memberikan kepada siswa p...</p>