Teori tumbukan dan faktor faktor yang memengaruhi laju reaksi

  • Published on
    24-Jan-2015

  • View
    23.142

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laju Reaksi

Transcript

<ul><li> 1. 2Anggota Adjeng ayu Setiani Andre Lukas Enrica Melissa Panjaitan Reza Ade Firdaus Nasution Siti Langga Lubis</li></ul> <p> 2. Teori Tumbukan dan FaktorFaktor yang Memengaruhi Laju Reaksi 3. Teori Tumbukan Reaksi terjadi karena adanya tumbukan antara partikel-partikel zat yang bereaksi. Namun, tidak semua tumbukan menghasilkan reaksi karena tumbukan yang terjadi harus punya energi yang cukup untuk memutuskan ikatan zat yang bereaksi. 4. Tumbukan Efektif adalah tumbukan yang menghasilkan reaksi.Energi minimal yang diperlukan sebelum tumbukan terjadi dikenal sebagai energi pengaktifan atau energi aktivasi (Ea). 5. KonsentrasiFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju ReaksiLuas PermukaanSuhu Katalis 6. Pengaruh SUHU 7. Suhu Kenaikan suhu dapat mempercepat laju reaksi karena dengan naiknya suhu energi kinetik partikel zat-zat meningkat sehingga memungkinkan semakn banyaknya tumbukan efektif yang menghasilkan perubahan 8. Suhu Hubungan Kuntitatif perubahan suhu terhadap laju reaksi: Hubungan ini ditetapkan dari suatu percobaan, misal diperoleh data sebagai berikut:Suhu (oC)Laju reaksi (M/detik)10 20 30 40 t0,3 0,6 1,2 2,4 Vt 9. Suhu Hubungan Kuntitatif perubahan suhu terhadap laju reaksi: Dari data diperoleh hubungan: Setiap kenaikan suhu 10 oC, maka laju mengalami kenaikan 2 kali semula, maka secara matematis dapat dirumuskanVtV0 .2t t0 10Dimana : Vt = laju reaksi pada suhu t Vo = laju reaksi pada suhu awal (to) 10. Pengaruh KONSENTRASI 11. Lalu Lintas Padat Akan menigkatkan Intensitas terjadinya tumburan 12. Konsentrasi Konsentrasi mempengaruhi laju reaksi, karena banyaknya partikel memungkinkan lebih banyak tumbukan, dan itu membuka peluang semakin banyak tumbukan efektif yang menghasilkan perubahan. Ilustrasi Mana yang lebih mungkin terjadi tabrakan, di jalan lenggang atau dijalanan padat?? 13. Konsentrasi Hubungan kuantitatif perubahan konsentrasi dengan laju reaksi tidak dapat ditetapkan dari persamaan reaksi, tetapi harus melalui percobaan. Dalam penetapan laju reaksi ditetapkan yang menjadi patokan adalah laju perubahan konsentrasi reaktan. Ada reaktan yang perubahan konsentrasinya tidak mempengaruhi laju reaksi:[reaktan] V [reaktan] x V 1 xn 1 n o 14. Konsentrasi Orde Reaksi Pangkat perubahan konsentrasi terhadap perubahan laju disebut orde reaksi Ada reaksi berorde O, dimana tidak terjadi perubahan laju reaksi berapapun perubahan konsentrasi pereaksi. Ada reaksi berorde 1, dimana perubahan konsentrasi pereaksi 2 kali menyebabkan laju reaksi lebih cepat 2 kali. Ada reaksi berorde 2, dimana laju perubahan konsentrasi pereaksi 2 kali menyebabkan laju reaksi lebih cepat 4 kali, dst. 15. Konsentrasi Grafik hubungan perubahan konsentrasi terhadap laju reaksiReaksi Orde 1 Reaksi Orde 2Laju reaksiReaksi Orde 0Konsentrasi 16. Konsentrasi Grafik hubungan perubahan konsentrasi terhadap laju reaksiReaksi Orde 1 Reaksi Orde 2Laju reaksiReaksi Orde 0Konsentrasi 17. Grafik hubungan perubahan konsentrasi terhadap laju reaksiReaksi Orde 1 Reaksi Orde 2Laju reaksiReaksi Orde 0KonsentrasiLanjut 18. Konsentrasi Untuk reaksi A+ B CRumusan laju reaksi adalah : V =k.[A]m.[B]nDimana : k = tetapan laju reaksi m = orde reaksi untuk A n = orde reaksi untuk BOrde reakasi total = m + n 19. Konsentrasi Rumusan laju reaksi tersebut diperoleh dari percobaan. Misalkan diperoleh data percobaan untuk reaksi : NO(g) + Cl2(g) NOCl2(g) Diperoleh data sebagai berikut : Perc[NO] M[Cl2] MV M/s1 2 3 40,1 0,1 0,2 0,30,1 0,2 0,1 0,34 16 8 ? 20. Konsentrasi Rumusan laju reaksi untuk reaksi tersebut adalah : V = k.[NO]m.[Cl2]n Orde NO = m Percobaan 1 dan 3 [ NO ]m [ NO ]3 [ NO ]1 m0,2 0,1 2m2m 1Orde Cl2 = n Percobaan 1 dan 2V mV3 V1[Cl 2 ]n [Cl 2 ]2 [Cl 2 ]18 4n0,2 0,1 2n n4 2V n16 4V2 V1 21. Konsentrasi Maka rumusan laju reaksinya adalah :V=k.[NO]1.[Cl2]2 Harga k diperoleh dengan memasukan salah satu data percobaankV [ NO ].[Cl 2 ]2k4 0,1.0,12k4.103 M 2 s1 22. Konsentrasi Maka laju reaksi pada percobaan 4 adalah : V= k.[NO].[Cl2]2 V= 4.103.0,3. 0,32 V= 108 Ms-1 23. Pengaruh LUASPERMUKAAN 24. Bagian yang bertumbukan 25. Bagian yang bertumbukan 26. Luas PermukaanMana yang lebih luas permukaannya? Sepotong tahu utuh atau sepotong tahu dipotong 4? 27. Luas PermukaanPisahkan 28. Luas PermukaanUlangi Lanjut 29. Luas Permukaan Perhatikan bahwa luas permukaan tahu utuh lebih kecil dari tahu yang dipotong 4 Sekarang! Mana yang lebih luas permukaannya, gula berukuran butir kasar atau gula berukuran butiran halus? Mana yang lebih mudah larut, gula yang berukuran butir kasar atau yang berukuran butiran halus ? 30. Luas PermukaanLuas permukaan mempercepat laju reaksi karena semakin luas permukaan zat, semakin banyak bagian zat yang saling bertumbukan dan semakin besar peluang adanya tumbukan efektif menghasilkan perubahan Semakin luas permukaan zat, semakin kecil ukuran partikel zat. Jadi semakin kecil ukuran partikel zat, reaksi pun akan semakin cepat. 31. Pengaruh KATALIS 32. KatalisKatalis adalah zat yang dapat mempercepat laju reaksi. Ada 2 jenis katalis : 1. Katalis aktif yaitu katalis yang ikut terlibat reaksi dan pada akhir rekasi terbentuk kembali. 2. Katalis pasif yaitu katalis yang tidak ikut bereaksi, hanya sebagai media reaksi saja. Bagaimana katalis bekerja akan dibahas pada teori tumbukanKembali 33. Pengaruh TEKANAN dan VOLUME 34. Tekanan berbanding terbalik dengan volume. Tekanan gas bergantung pada pada jumlah molekul dan tidak bergantung pada jenis gas. 35. Tekanan dan Volume Saat tekanan diperbesar, volume makin kecil sehingga menjadi lebih dekat. Maka lebih banyak lagi tumbukan yang terjadi 36. SEKIAN TERIMAKASIH </p>