Wan Kota Malang

  • Published on
    20-Nov-2014

  • View
    1.469

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

presentasi tentang rencana pembangunan WAN Kota di Malang, berfokus pada pendidikan dengan titik memanfaatkan sekolah, kelurahan maupun dinas-dinas yang tersebar untuk semua wilayah.

Transcript

<ul><li> 1. Membangun Intranet WAN Pendidikan Kota Malang By. Muh Andik Izzuddin and thanks to Mr. Sunggiardi Rencana</li></ul> <p> 2. Masalah </p> <ul><li>Integrasi data pendidikan di DIKNAS dari dan ke sekolah belum optimal dan sering bersifat manual atau hybrid </li></ul> <ul><li>Komunikasi private menggunakan jalur internet (VPN) membutuhkan biaya besar dan ketergantungan terhadap bandwidth ISP </li></ul> <ul><li>Sekolah sangat kurang konten pendidikan sehingga akses siswa dominan membuka website jejaring sosial atau game online </li></ul> <ul><li>VPN yang ada (JARDIKNAS) tidak tersedia di semua sekolah dan saat ini kurang optimal </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 3. Infrastruktur Amburadul &amp; Mahal.! </p> <ul><li>Di tiap titik, infrastruktur dinas dan sekolah amburadul dan asal bisa jalan, hal ini karena tidak ada standar baku dalam pembuatan jaringan, dan belum adanya integrasi network </li></ul> <ul><li>Karena di kembangkan secara pribadi di tiap instansi, anggaran bidang IT menjadi relatif mahal </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 4. Konten asing mendominasi..!! </p> <ul><li>Pengguna internet, banyak mengakses situs luar, seperti facebook, youtube, dan lainnya. Hal ini karena konten lokal sangat terbatas.. </li></ul> <ul><li>Secara ekonomis, pembuatan konten mempunyai peluang bisnis untuk di kembangkan dan menjadi salah satu produk karya inovatif </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 5. Pendidikan Butuh Local Content </p> <ul><li>Akses Internet di Amerika adalah akses Intranet, sedang di Indonesia masih internet sehingga mahal tapi lambat dan yang terbaru adalah IIX, tapi minim konten </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 6. Membangun Intranet Sekolah </p> <ul><li>Menambahserveruntuk membuat Intranet Sekolah </li></ul> <ul><li>Mengisihard diskdengan konten : blog server, mail server, Chatt Server dan Forum </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 7. Keuntungan Intranet Sekolah </p> <ul><li>Tidak tergantung infrastruktur diluar sekolah sehingga manajemen menjadi mudah dan relatif aman </li></ul> <ul><li>Siswa/i dapat melaksanakan praktek langsung pada server konten intranet yang tersedia dengan delay kecil </li></ul> <ul><li>Akses keservermenjadi lebih cepat dan biayanya nol Rupiah </li></ul> <ul><li>Dapat memperkaya isi dari Intranet dengan kreasi konten dari siswa/i di sekolah yang bersangkutan </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 8. Intranet Gotong Royong </p> <ul><li>Hanya memerlukan 1 koneksi internet di NOC </li></ul> <ul><li>Menyediakanserveryang dilengkapi dengan teknologi web server, mail server, FTP server </li></ul> <ul><li>Tiap sekolah bersama-sama membangun konten </li></ul> <ul><li>Tersedia konsursium admin NOC dan admin di tiap node BTS </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 9. Keuntungan Internet Gotong Royong </p> <ul><li>Dapat menyajiikan konten yang beragam dan berorientasi edukatif secara mandiri</li></ul> <ul><li>Bandwidthdapat dishareberamai-ramai, sehingga biayanya menjadi relatif murah </li></ul> <ul><li>QoS terjaga dan pengaturan sistem lebih mudah, karena memiliki NOC sendiri dan tanggung jawab di tiap node menggunakan konsursium admin yang telah di bentuk </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 10. Konfigurasi </p> <ul><li>Blok diagram lengkap WAN Pendidikan dengan integrasi dengan JARDIKNAS </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 11. Contoh WAN KPDE di Kab. Jombang 12. Kondisi Kota Malang (1) </p> <ul><li>Dengan luas wilayah 110.06 Km 2 , Kota Malang memiliki 5 Kecamatan. Antara lain: </li></ul> <ul><li>- Kecamatan Lowokwaru </li></ul> <ul><li>- Kecamatan Klojen </li></ul> <ul><li>- Kecamatan Kedungkandang </li></ul> <ul><li>- Kecamatan Blibing </li></ul> <ul><li>- Kecamatan Sukun </li></ul> <ul><li>Jumlah sekolah </li></ul> <ul><li>- SMA Negeri = 10 Sekolah </li></ul> <ul><li>- SMK Negeri = 12 Sekolah </li></ul> <ul><li>- SMP Negeri = 24 Sekolah </li></ul> <ul><li>- SDNegeri =197 Sekolah </li></ul> <ul><li>Seluruh sekolah SMP, SMA dan SMK memiliki tenaga IT (MRIT) dengan kemampuan beragam </li></ul> <p> 13. Kondisi Kota Malang (2) </p> <ul><li>Perkembangan IT sangat pesat, dan usia sekolah cepat mengadopsinya untuk mencari tugas, hiburan, dll </li></ul> <ul><li>PEMKOT telah mencanangkan Malang Cyber City pada tahun 2008 dengan membangun beberapa titik hotspot di wilayah sarana umum </li></ul> <ul><li>Sekolah sebagai basis pembentuk SDM kurang teribat langsung dan dengan jaringan yang sedemikian luas, konten lokal sangat terbatas. </li></ul> <p> 14. </p> <ul><li>SOLUSI YANG DITAWARKAN </li></ul> <ul><li>!!!!!!!!! </li></ul> <p> 15. 16. Rintisan yang Telah di Bangun 17. Kesimpulan </p> <ul><li>Dengan membangun Intranet di sekolah-sekolah, maka kita dapat menghematbandwidth dan memperkaya konten lokal </li></ul> <ul><li>Pemantauan penggunaan Internet dikendalikan oleh tim IT DIKNAS dan sekolah sendiri </li></ul> <ul><li>Anggaran untuk bandwidth dapat lebih murah karena bandwidth di sharing ke semua node by NOC </li></ul> <ul><li>WAN Pendidikan dapat menjadikan solusi belajar di mana dan kapan saja dalam coverage WAN kota yang ada </li></ul> <p>Membangun Intranet Pendidikan 18. </p> <ul><li>Terima Kasih </li></ul> <p>BIMA-Net~&gt; Buring Mayantara Network Muhammad Andik Izzuddin Mail: andik32@gmail.com Phone: 085755803683 </p>