Menggambar listrik

  • Published on
    03-Jul-2015

  • View
    1.079

  • Download
    20

Embed Size (px)

DESCRIPTION

instalasi penerangan listrik

Transcript

<ul><li> 1. SAKELARMERUPAKAN SUATU ALAT YANG DAPAT DIGUNAKANUNTUK MEMUTUSKAN DAN MENGHUBUNGKAN ARUSLISTRIK. BERDASARKAN KEGUNAANNYA SAKELARSANGAT BANYAK MACAM DAN JENISNYA, MISALNYASAKELAR INSTALASI PENERANGAN, INSTALASITENAGA, SAKELAR ELEKTRONIKA DAN LAINSEBAGAINYA</li></ul> <p> 2. MACAM-MACAM SIMBOL SAKELAR INSTALASI LISTRIK PENERANGAN 3. GAMBAR RANGKAIAN INSTALASI LISTRIK PENERANGANHubungan Sakelar Tunggal dan Kotak-kontakDipakai untuk mengoperasikan satu buah (satu kelompok ) lampu,Kabel yang masuk kedalam sakelar adalah kabel fasa, Saluran yangmasuk kedalam kotak-kontak yaitu langsung dari sumber dan tidakdipengaruhi oleh kedudukan sakelar.Instalasi ini biasa dipasang pada rumah tinggal, contoh dipasangpada ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur dsb.GAMBAR BAGAN GAMBAR PELAKSANAAN 4. Hubungan Sakelar SeriDipakai untuk mengoperasikan 2 buah (2 kelompok) lampu secara sendiri sendiriatau secara bersama-sama. Instalasi ini biasa dipasang pada rumah tinggal,contoh dipasang pada ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur dsb.L.1 L.2GAMBAR BAGANGAMBAR PELAKSANAAN 5. Hubungan Sakelar TukarDengan memakai 2 buah sakelar tukar maka kita dapat mengoperasikan satubuah (satu kelompok) lampu dari dua tempat. Instalasi ini biasa dipasang padarumah bertingkat maupun di hotel, contoh dipasang pada ruang tangga.GAMBAR BAGANGAMBAR PELAKSANAAN 6. RANGKAIAN INSTALASI LAMPU TANGGAPELAKSANAANBAGANKONDISI DI LAPANGAN 7. Hubungan Sakelar SilangDengan memakai dua buah sakelar tukar dan satu buah sakelar silang maka kitadapat mengoperasikan satu buah (satu kelompok) lampu dari tiga tempat. Untukmengoperasikan lampu lebih dari tiga tempat maka kita perlukan tambahansakelar silang saja, sedang jumlah sakelar tukar yang dibutuhkan hanya dua buahsaja. Instalasi Hubungan Sakelar Silang biasa dipakai dalam gang-gang, ruangantangga serta ruangan yang besarGAMBAR BAGAN GAMBAR PELAKSANAAN 8. Hubungan Kotak SekeringSaluran input kotak sekering diambil dari saluran output Kwh meter. Padainstalasi satu fasa, saluran yang masuk kotak sekering (input) hanya saluran fasadan netral saja, sedang saluran outputnya ada tiga macam yaitu: fasa, netral dansaluran pembumian (grounding).Pada kotak sekering terdapat sakelar ganda (sakelar 2 kutub) berfungsi untukmemutus dan menghubungkan saluran fasa dan netral secara bersama-sama.Saluran yang melewati sekering (pengaman lebur) hanya saluran fasa nya saja.Sedang saluran netralnya tidak melewati sekering tetapi hanya melewati sakelarganda, seperti terlihat pada gambar dibawah.KWHmeterPh N PE 9. Hubungan KWH meterPada Kwh meter arus bolak-balik terdapat sebuah piringan atau kepingberinduksi yang terbuat dari alumunium. Untuk menggerakkan piringan inidipasang dua buah kumparan, yaitu kumparan arus dan kumparan tegangan.Dalam menghubungkan Kwh meter, kumparan arus dihubung seri denganpemakai, sedang kumparan tegangan dihubung langsung pada jala-jala/sumber.Hubungan Kwh meter dapat dilihat seperti gambar dibawah ini.S.1S.2FNSkema hubungan KWH meter 1phaseS.1 = spoel arus, dihubung seridengan alat pemakaiS.2 = spoel tegangan, dihubunglangsung pada jala-jala atau sumbertegangan. 10. Trafo arus dan tegangan 11. Skema hubungan KWH meter 3 fasa dengan penghantar netralRSTNALATPEMAKAI 12. Contoh Aplikasi menggambar Instalasi Sakelar TunggalBuatlah rangkaian pelaksanaandiagram (bagan) di bawah iniRuang TamuJawaban menggambar pelaksanaanInstalasi Sakelar TunggalKWHmeterPh N PEJendelaPintuJendela 13. Contoh Aplikasi menggambar Instalasi Sakelar SeriBuatlah rangkaian pelaksanaandiagram (bagan) di bawah iniKamar Mandi WCJawaban menggambar pelaksanaanInstalasi Sakelar SeriKWHmeterPh N PE` 14. Contoh gambar ini biasa dipasang untuk instalasi penerangan di rumah sakit supayatidak mengganggu pasien yang sedang tidur (instalasi hubungan gelap).Prinsip kerja instalasi hubungan gelap, pertama satu lampu menyala pada teganganpenuh (terang) dan pada posisi lain lampu terhubung seri satu sama lain sehingganyala redup seperti gambar di bawah.Diskripsi kerjanya sebagai berikut :Saat S1 pada posisi Off (tidak hubung) semua lampu padam, pada posisi S1 hubungdan posisi tertentu dari S2 maka lampu L1 nyala terang sedang lampu L2 padam danpada posisi S1 hubung dan posisi yang lain dari S2, maka lampu L1 dan L2 nyala redupsecara bersama sama.TEMPAT TIDURS2L1 L2S1GAMBAR BAGANGAMBAR PELAKSANAAN 15. L2 L3S1L1 Instalasi hubungan gelap ini biasa dipakai dalamkapal-kapal penumpang.Prinsip kerja instalasi, pertama semua lampumenyala pada tegangan penuh (terang) dan padaposisi lain lampu terhubung seri satu sama lainsehingga nyala redup. Untuk lebih jelasnya dapatditerangkan prinsip kerjanya sbb:Saat S1 pada posisi Off (tidak hubung)semua lampu padamPada posisi S1 hubung dan posisi tertentudari S2 maka semua lampu nyala terangdan posisi yang lain dari S2, maka semualampu nyala redup.TUGAS:Buat gambar pelaksanaan dari gambar bagansamping kiri atas.GAMBAR BAGANGAMBAR PELAKSANAANKUIS :S2 16. JENIS-JENIS SAKLAR MAJEMUKa. Saklar SPST (Single Pole Single Trow) Saklar satu induk satu cabangb. Saklar SPDT (Single Pole Double Trow) Saklar satu induk dua cabangc. Saklar DPDT (Double Pole Double Trow) Saklar dua induk dua cabang 17. APLIKASI SAKLAR SPSTPADA RANGKAIAN ALARM ANTI MALINGLAMPU 18. APLIKASI SAKLAR SPDTPADA RANGKAIAN INSTALASI LAMPU TANGGAPELAKSANAANBAGANKONDISI DI LAPANGAN 19. APLIKASI SAKLAR DPDTPADA RANGKAIAN INSTALASI PEMBALIK POLARITASSKEMAPELAKSANAAN 20. KOMPONEN-KOMPONEN INSTALASI LISTRIK TENAGASAKELAR PUSH BUTTONKONTAK NO KONTAK NCGABUNGANKONTAK NO &amp; NCADA 3 JENIS PUSH BUTTONIEC JISIEC JIS 21. SAKELAR ELEKTROMAGNETIKSEBUAh SAKELAR YANG BEKERJANYA BERDASARKAN ELEKTROMAGNETIK,TERDIRI DARI KUMPARAN DENGAN INTI BESI LUNAK, SATU SET PEGAS,ARMATURE BESI LUNAK DAN KUMPULAN PEGAS KONTAKSIMBOL1 3 52 4 613 A114A2KONTAK BANTU KONTAK UTAMARELAYMAGNIT KONTAKTORSIMBOLKONSTRUKSI 22. RELAY OMRON MY2SKEMA RANGKAIAN POSISI KONTAK-KONTAK &amp;TERMINAL CATU DAYA1 45 89 1213 14SUSUNAN TERMINAL-TERMINAL PADA SOKETRELAY DILIHAT DARI ATAS4 18 512 914 13BENTUK FISIK 23. RELAI WAKTU TUNDA(TIMER) RELAI TUNDA PENYALAAN( TIMER ON DELAY )BEKERJANYA SETELAHKUMPARANNYA DIALIRI ARUS,NUNGGU BEBERAPA SAATKONTAK-KONTAKNYA BARUBEROPERASI RELAI TUNDA PEMUTUSAN( TIMER OFF DELAY )RELAI INI BEKERJA SETELAH ARUSYANG MENGALIR KEKUMPARANDIPUTUS, NUNGGU BEBERAPASAAT KONTAK-KONTAKNYA BARUBEROPERASICONTOH BENTUK FISIKCONTOH BENTUK FISIK 24. SIMBOL TIMERTNC NONOTNC NONOTIMER ON DELAY TIMER OFF DELAY 25. JENIS-JENIS RANGKAIAN DASARINSTALASI TENAGAS1KKLS2KONTROL PARALEL (OR)S1KKLKONTROL ONS1KKLS2KONTROL SERI (AND) 26. KKLS2S1KKONTROL SELF HOLDINGTS1T TL1 L2KONTROL DENGAN TIMER ON DELAYTS1K1T TL1 L2K1KONTROL DENGAN TIMER OFF DELAYS1K1 K2 L1KONTROL INTERLOCKK2K2L2S2 27. RANGKAIAN INTALASI LISTRIK TENAGAUNTUK MENJALANKAN MOTOR 3 PHASEDENGAN KONTROL SELF HOLDING DENGAN MCRANGKAIAN DAYA RANGKAIAN KONTROL 28. Thermal Overload Relay (TOR)SIMBOLBENTUK FISIKKOMPONEN PENGAMAN AKIBAT BEBAN LEBIH PADA MOTOR LISTRIK95969798 29. KONTROL PEMBALIK PUTARANMOTOR 3 PHASERANGKAIAN KONTROLRANGKAIAN DAYAS1/S2/S3MCBK1 K2M1S1/S2/S395969798 30. Thermal Overload Relay (TOR)SIMBOLBENTUK FISIKKOMPONEN PENGAMAN AKIBAT BEBAN LEBIH PADA MOTOR LISTRIK95969798 31. GERBANG LOGIKAGerbang Logika adalah rangkaian elektronik yangbekerja berdasarkan 2 tarap level tegangan yaitutegangan rendah (logika 0 = 0 s.d 0,7V) dan tegangantinggi (logika 1 = 3,5 s.d 5V) untuk level tegangan ICTTL dan IC MOS logika 0 = maksimal 30% dan logika1 = minimal 70% dari tegangan catu. 32. SIMBOL GAMBAR GATE LOGICSTRUKTUR ICIC TTL7408IC TTL7432IC TTL7404SIMBOL1. AND GATE2. OR GATE3. NOT GATEBENTUK FISIKS1KKLS2KONTROL SERI (AND) 33. IC TTL7400IC TTL 7402IC TTL 74864. NAND GATE5. NOR GATE6. X-OR GATE 34. 4K7OFF ONGAMBAR RANGKAIAN DIGITAL KONTROL SELFHOLDING+5V4K7743217404 7408233121 2PIN 7 = GNDPIN 14 = +5VOUTPUT+5VRELAY 5VDCD234IN40031K1,5INPUTRANGKAIAN SWITCHINGMCBRANGKAIAN DAYARANGKAIAN KONTROL 35. TUGAS : MENGGAMBAR RANGKAIAN DIGITALPB1IC 555OUTPUT8 47621356K8100UF0,001UF2K7RC+ 5VT = 1,1 RCBCD COUNTER 36. +5VRELAY 5VDCD234IN40031K1,5GAMBAR KONTROL FORWARD-REVERSE(PEMBALIK PUTARAN MOTOR 3 PHASE)INPUTRANGKAIAN SWITCHING+5VRELAY 5VDCD234IN40031K1,5INPUTRANGKAIAN SWITCHINGRANGKAIAN DAYA 37. SEVEN SEGMENRANGKAIAN DASAR BENTUK FISIK 38. CONTOH GAMBAR RANGKAIAN COUNTERSEVENSEGMENa b c d e f gDECODER DRIVERTOSEVEN SEGMENBCD COUNTERSN7448SN7490A B C DJAM DIGITALIC 555OUTPUT8 476213510K1M1UF 0,1UFR1C+ 5VR2F= 1,44/C(R1+2R2) Hz 39. Staf Pengajar Menggambar TeknikProgram Studi Teknik ElektroFakultas Teknik Universitas PamulangSUGENG, ST, M.Kom.NIDN 0417026101 </p>