Karts sebagai ekowisata di kabupaten pangkep

  • Published on
    21-Jun-2015

  • View
    534

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

  • 1. Nur Ismirawati M.K lingkungan hidup Pascasarjana Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang 2013

2. Penambangan yang ada di Kabupeten Pangkep menjadi polemik tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Kerusakan lingkungan Pendapatan asli daerah Penambangan 3. Pabrik semen yang terbesar di Sul Sel yaitu PT Semen Tonasa dan Semen Bosowa 4. Eksploitasi sumber daya alam di pegunungan karts di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitarnya Pemanfaatan karts dapat dijadikan sebagai ekowisata yang memberikan banyak pembelajaran tidak hanya keindahan alam, tetapi nilai budaya dan adat istiadat dapat dipelajari Dari masalah yang dipaparkan diatas maka tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengoptimalisasikan ekowisata karts di Kabupaten Pangkep 5. Aktivitas Penambangan di Kabupaten Pangkep ketersediaan air tanah di sekitar kawasan karst juga mengancam keunikan geomorfologi serta biodiversity Lokasi aktivitas penambangan batu kapur dilakukan pada kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep. 6. Hasil Aktivitas Penambangan 7. Berdasarkan data dari Dinas Pertambangan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep diketahui bahwa jumlah perusahaan pertambangan marmer yang ada saat ini mencapai 25 unit, dimana sebanyak 16 unit berada di Kabupaten Pangkep dan sisahnya berada di Kabupaten Maros. 8. Dampak Erosi mengupas tanah pucuk dan vegetasi yang tumbuh diatasnya Hidrologi penurunan sumber debit air, kualitas air, perusakan sistem air yng terdapat dalam gua karts, dan banjir Perubahan bentang alam berbukit-bukit dan hijau menuju gudul. Sosial ekonomi dan sosial budaya pendapatan menurun, dan perspektif negatif masyarakat . 9. Potensi karts dijadikan ekowisata di Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan dianugerahi dengan potensi sumber daya alam. Aneka ragam obyek dan daya tarik wisata tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota. Karts menjadi kekayaan budaya ke dua didunia setelah china. 10. Potensi bentukan dan bentangan alam yang khas dengan keunikan flora serta faunanya juga menjdai daya tarik tersendiri, baik bagi para ilmuawan maupun para pemerhati dan penikmat alam 286 gua dengan lebih dari 30 gua pra-sejarah Tebing-tebing kartst yang tinggi menjulang berbentuk menara (tower kartst) yang berdiri sendiri maupun berkelompok membentuk gugusan pegunungan batu gamping yang menjulang tinggi merupakan fenomena alam yang menakjubkan 11. Upaya yang dapat dilakukan untuk tetap mempertahankan kelestarian ekosistem karts adalah dengan mejadikan ekowisata Ekowisata Agro dan Karst Organizer (EWAKO) Pangkep International Cave Festival 2013 yang dilaksanakan 3-4 oktober 2013 di Kabupaten Pangkep Kecamatan Minasa Tene Desa Belae 12. Kerangka konsep Potensi ekowisata di kabupaten pangkep Penambangan karts Dampak yang dihasilkan Solusi yang diberikan ekowisata karts melalui penyuluhan kepada masyrakat. 13. Rumusan Masalah 1. Bagaimana aktivitas penambangan di kabupaten pangkep? 2. Bagaimana potensi karts dijadikan ekowisata di Kabupaten Pangkep? 3. Bagaiaman Upaya yang dapat dilakukan untuk pengembangan ekowisata dalam mengatasi kerusakan karst di kabupaten Pangkep? (infrastruktur, sarana, dan prasarana) perangkat kegiatan yang dapat dilakukan, muatan pendidikan 14. Aktivitas Penambangan Karts di Kabupaten Pangkep 15. Pengembangan ekowisata karts Provinsi Sulawesi Selatan dianugerahi dengan potensi sumber daya alam yang indah. Aneka ragam obyek dan daya tarik wisata tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota. Berbagai obyek wisata eksotis tersebar mulai dari hamparan pemandangan pantai dan sawah, seni budaya yang khas dari pesisir hingga pegunungan, serta bahari yang kaya dengan bio diversity menjadi potensi unggulan. Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang dapat menjadi penggerak roda perekonomian dalam pengembangan wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini karena sektor Periwisata merupakan sektor penting dalam upaya penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup potensial. Pariwisata telah menjadi industri yang mampu mendatangkan devisa negara dan penerimaan asli daerah yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat dalam berbagai sektor ekonomi. Sejalan dengan Agenda 21 perlu dikembangkan kegiatan pariwisata yang bermanfaat untuk pengembangan kualitas hidup secara berkelanjutan. Salah satu kegiatan wisata yang banyak dibicarakan akhirakhir ini, bahkan telah menjadi isu global yaitu dengan berkembangnya ekowisata atau ecotourism sebagai kegiatan wisata alam yang berdampak ringan terhadap lingkungan Keberagaman sumber daya alam Sulawesi Selatan merupakan kekuatan yang berpotensi untuk dikembangkan terutama dalam bidang ekowisata. Pengembangan ekowisata di Sulawesi Selatan sangat penting karena tidak hanya berhubungan dengan wisata alam semata, melainkan juga berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, konservasi sumber daya alam dan keberlangsungan pengembangan daerah. (bachrul, http://aroelaidah.wordpress.com/2012/04/07/menjual-keunggulan-ekowisata-sulawesi- selatan-berbasis-pemberdayaan-masyarakat/) 16. Potensi ekowisata karts Banyak hal menarik, kata dia, sehingga karst Maros-Pangkep diusulkan sebagai World Heritage atau warisan dunia sekitar tahun 2000an lalu. (Arini Nurul Fajar) : 1. Pertama karena kawasan karst di Indonesia itu yang sebagian ditunjuk menjadi Taman Nasional itu satu-satunya di Indonesia yang luasnya 40 ribuan, kalau di Jawa hanya sekitar 5 ribuan. Sehingga dikenal sebagai kawasan karst terbesar kedua setelah China Selatan, 17. 2. kawasan karst itu penuh dengan potensi yang belum tergali. Mulai dari potensi budayanya yang ternyata banyak peninggalan prasejarah di dalamnya, juga ada gua-gua prasejarah, selain itu ternyata banyak dijumpai tumbuhan dan hewan yang punya ketergantungan dengan kawasan karst. jenis fauna yang kerap ditemui di kawasan karst seperti jenis Kera Hitam atau Macaca Maura dan Tersius (Tarsius sp). Sedangkan jenis floranya seperti pohon ara atau beringin (Fiscus sp) dan jenis kayu hitam (Diospyros celebica). 18. 3. kawasan karst itu tata guna air sehingga bisa menghidupi sebagai sumber cadangan air di musim kemarau dan untuk kepentingan- kepentingan seperti di persawahan 4. lokasi world heritage itu mendunia. Jadi tidak hanya di pemerintahan Indonesia promosinya. 19. Keunikan kawasan karst Maros Pangkep yang tidak terdapat pada kawasan-kawasan karst lainnya di Indonesia karena mempunyai bentang alam yang unik dan khas yang biasa disebut tower karst. Di kawasan itu, bukit-bukit kapur menjulang tinggi dengan tebing yang menantang. Bahkan bersama kawasan Karst di Pegunungan Sewu, kawasan karst Maros pangkep telah diusulkan sebagai situs warisan budaya dunia (World Heritage) kepada UNESCO sejak 2001 silam (alamendah, 2009 Karst Maros Pangkep Terluas Kedua Di Dunia http://alamendah.wordpress.com/2009/10/06/karst- maros-pangkep-terluas-kedua-di-dunia/ 20. Keistimewaan karts di kabupaten pangkep Karst Maros Pangkep bukan sekedar deretan cadas. Berbeda dengan kebanyakan kawasan karst di tempat-tempat lain yang pada umumnya berbentuk Conicall Hill Karst (berbukit kerucut), karst Maros Pangkep berbentuk menara-menara (tower karst) yang berdiri sendiri maupun berkelompok membentuk gugusan pegunungan batu gamping yang menjulang tinggi. 21. Aktivitas penambangan kawasan ini sedang mengalami tekanan yang cukup berat, karena usaha pertambangan batu gamping untuk semen, marmer dan industri lainnya. Penambangan kars yang dilakukan di Kawasan Kars Maros-Pangkep selain mengancam ketersediaan air tanah di sekitar kawasan karst juga mengancam keunikan geomorfologi serta biodiversity (keanekaragaman hayati). Aktivitas penambangan kapur dilakukan oleh dua industri semen besar (PT. Semen Tonasa dan PT. Semen Bosowa) dengan luas daerah operasi mencapai 2.354,7 ha. Selain itu, sedikitnya terdapat 24 perusahan penambangan marmer dengan luas areal eksploitasi 15-25 ha setiap perusahaan. Semoga saja aktivitas penambangan yang dilakukan tidak mengorbankan keunikan karst Maros Pangkep dengan tower karst- nya. Juga kekayaan arkeologi dan keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya. 22. Kawasan Karst Maros-Pangkep (KKMP) yang memiliki tipe karst menara (tower karst) yang sangat khas terletak di Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan merupakan salah satu kawasan karst yang direkomendasikan menjadi kawasan warisan dunia (natural world heritage). Umumnya kawasan ini dan kawasan karst lainnya secara ekonomi dikenal sebagai kawasan yang memiliki potensi bahan galian untuk bahan bangunan dan bahan baku semen. Sesungguhnya kawasan ini juga memiliki potensi ekonomi lain yang tidak kalah penting, yaitu nilai jasa lingkungan (environmental services) seperti sumberdaya air, keanekaragaman hayati, keunikan bentang alam, obyek wisata alam, situs arkeologi dan areal peribadatan (http://www.karsmarospangkep.blogspot.com/ elasa, 02 September 2008 Valuasi Ekonomi Jasa Lingkungan Kawasan Karst Maros-Pangkep (Dipresentasikan pada Indonesian Scientific Karst Forum #1 di UGM Yogyakarta pada tanggal 19-20 Agustus 2008) 23. Sampai saat ini, terdapat dua pabrik semen (Tonasa dan Bosowa) yang melakukan eksploitasi pertambangan kars. Disamping itu, juga terdapat operasi usaha pertambangan marmer serta beberapa lainnya yang menunggu keluarnya izin operasi. Angka ini belum termasuk dengan pengusaha ilegal (tidak mempunyai izin) yang terutama dilakukan oleh masyarakat setempat untuk tujuan pengambilan bahan bangunan dan pembuatan jalan 24. Kegiatan penambangan ini memberi tingkat ancaman yang sangat tinggi, karena cepatnya proses perusakan habitat sebagai akibat dari penambangan batu kapur untuk kebutuhan pabrik semen, marmer dan bahan bangunan serta untuk pondasi rumah dan jalan raya. sebaran areal tambang batu kapur untuk semen dan marmer pada hutan bukit kapur di kawasan kars Maros-Pa