Solusi cepat atasi amandel

  • Published on
    26-Jan-2017

  • View
    177

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • Amandel atau dalam ilmu kedokteran disebut sebagai Tonsilitis. Amandel adalah suatu jenis gangguan penyakit dan kesehatan yang mendera salah

    bagian dari organ mulut yang sangat penting kehidupan dan kesehatannya. Amandel yang merupakan dua buah kelenjar getah bening yang berada di belakang rongga mulut atau dekat dengan tenggorokan. Pada dasarnya amandel memiliki fungsi yang cukup besar di dalam rongga mulut, amandel berfungsi sebagai salah satu sistem imunitas tubuh yang menghasilkan sel-sel anti bodi yang berguna sebagai benteng pertahanan dari serangan bakteri, virus yang masuk melalui rongga mulut dan hidung.

    (bahasa Inggris: tonsillitis) adalah infeksi pada amandel yang kadang mengakibatkan sakit tenggorokan dan demam.

    Secara klinis peradangan ini ada yang akut (baru), ditandai dengan nyeri menelan (odinofagi), dan tidak jarang disertai demam. Sedangkan yang sudah menahun biasanya tidak nyeri menelan, tapi jika ukurannya cukup besar (hipertrofi) akan menyebabkan kesulitan menelan (disfagia)

    Kapan amandel harus dibedah? Para ahli masih belum satu pendapat mengenai ini, namun umumnya literatur klinik membagi indikasi pembedahan radang amandel (tonsilektomi) atas 2 yaitu:

    1. Absolut (mutlak: harus dibedah)

    2. Relatif (tidak mutlak: sebaiknya dibedah)

    Gejala

    Gejala umum tonsilitis meliputi:

  • merah dan / atau bengkak amandel

    putih atau kuning patch pada amandel

    tender, kaku, dan / atau leher bengkak

    sakit tenggorokan

    sulit menelan makanan

    batuk

    sakit kepala

    sakit mata

    tubuh sakit

    otalgia

    demam

    panas dingin

    hidung mampet

    Tonsilitis akut disebabkan oleh bakteri dan virus dan akan disertai dengan gejala sakit telinga saat menelan, bau mulut, dan air liur bersama dengan radang tenggorokan dan demam. Dalam hal ini, permukaan tonsil mungkin merah cerah atau memiliki lapisan putih keabu-abuan, sedangkan kelenjar getah bening di leher akan membengkak.

    Penyebab

    Yang umum menyebabkan sebagian besar tonsilitis adalah virus pilek ( adenovirus, rhinovirus, influenza, coronavirus, RSV ). Hal ini juga dapat disebabkan oleh virus Epstein-Barr, herpes simpleks virus, cytomegalovirus, atau HIV. Yang paling umum menyebabkan kedua adalah bakteri. Para bakteri penyebab tonsilitis yang paling umum adalah Group A-hemolitik streptokokus ( GABHS ), yang menyebabkan radang tenggorokan. Kurang bakteri penyebab

  • umum termasuk: Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, pertusis, Fusobacterium , difteri, sifilis, dan gonore. Dalam keadaan normal, virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut dan akan disaring di amandel. Dalam amandel, sel-sel darah putih dari sistem kekebalan tubuh melancarkan sebuah serangan yang membantu menghancurkan virus atau bakteri, dan juga menyebabkan peradangan dan demam. Infeksi juga mungkin ada di tenggorokan dan sekitarnya, menyebabkan peradangan pada faring. Faring adalah area di bagian belakang tenggorokan yang terletak di antara dalam kotak suara dan tonsil. Tonsilitis dapat disebabkan oleh bakteri streptokokus Grup A, mengakibatkan radang tenggorokan. Viral tonsillitis mungkin disebabkan oleh berbagai virus [10] seperti virus Epstein-Barr (penyebab infeksi mononucleosis ) atau adenovirus. Kadang-kadang, tonsilitis disebabkan oleh infeksi dari spirochaeta dan Treponema, dalam hal ini disebut angina Vincent atau-Vincent angina Plaut.

    Pengobatan

    Perawatan untuk mengurangi ketidaknyamanan dari gejala tonsillitis meliputi:

    pengurang rasa sakit, anti-inflamasi, obat penurun demam (acetaminophen, ibuprofen)

    pengurang sakit tenggorokan (obat kumur air garam, belah ketupat, cairan hangat)

    Jika tonsilitis disebabkan oleh kelompok A streptococus, maka antibiotiklah yang berguna, dengan penisilin atau amoksilin sebagai pilihan pertamanya. Cephalosporin dan macrodile dianggap sebagai alternatif yang baik bagi penisilin dalam penyakit akut. Sebuah macrolide seperti eritromisin digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. Pasien yang gagal terapi penicilin dapat menanggapi pengobatan yang efektif terhadap bakteri yang memproduksi beta-laktamase seperti klindamisin atau amoksisilin-klavulanat .Bakteri penghasil beta-laktamase aerobik dan anaerobik yang berada di jaringan tonsil dapat "memerisai" kelompok A streptokokus dari penisilin. Bila tonsilitis disebabkan

  • oleh virus, lama penyakit tergantung pada virus mana yang terlibat. Biasanya, pemulihan lengkap terjadi dalam satu minggu, namun dapat berlangsung selama dua minggu. Kasus kronis dapat diobati dengan tonsilektomi (operasi pengangkatan tonsil) sebagai pilihan untuk pengobatan. Dengan catatan, riset ilmiah telah menemukan bahwa anak-anak hanya memiliki sedikit keuntungan dari tonsilektomi untuk kasus kronis tonsilitis.

  • ahulu kebanyakan dari mereka apabila menderita radang amandel menempuh cara dengan melakukan operasi pembedahan. Tanpa dipikir kembali, adanya kemungkinan timbulnya kembali radang amandel.

    Tonsilitis istilah yang digunakan dalam bahasa kedokteran dari penyakit akibat peradangan pada amandel yang disebabkan oleh adanya virus dan bakteri. Amandel pada dasarnya memiliki fungsi yang baik bagi pelindung organ mulut dari bahaya infeksi virus dan bakteri yang kemudian akan mengakibatkan seseorang kesulitan dalam bernapas dan menelan makanan. Hal ini dikarenakan radang pada amandel yang semakin membesar dan bengkak, sehingga menghambat jalannya saluran udara atau oksigen yang masuk dalam rongga mulut dan hidung tak hanya membuat penderita kesulitan untuk menelan makanan dengan baik.

    Gejala dari penyakit radang amandel ini mudah diketahui denga 5 tanda, yakni kalor, dolor, rubor, tumor dan fungsi olasea. Secara umum gejala dari radang amandel ini meliputi :

    1. Tenggorokan dan kerongkongan terasa sakit ketika makan

    2. Kesulitan untuk menelan makanan

    3. Berasa sakit kepala

    4. Tubuh merasa kedinginan dan terkadang disertai demam

    D

  • 5. Terjadi pembesaran dan pembengkakan pada kelenjar getah bening yang terdapat pada sekitar rahang dan leher.

    6. Kehilangan suara atau suara bindeng.

    Penyebab dari radang amandel ini umumnya disebabkan oleh adanya bakteri dan virus yang masuk melalui rongga mulut dan hidung, yang diketahui bahwa amandel juga berperan penting dalam memberikan perlindungan pada rongga mulut dari kontaminasi bakteri dan virus, serta memberikan sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan antibodi yang baik bagi tubuh dari pencegahan infeksi yang berkaitan dengan sel darah putih atau leukosit.

    Ada berbagai macam virus dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya radang amandel, termasuk virus yang menyebabkan mononucleosis (virus Epstein-Barr) dan bakteri yang menyebabkan terjadinya radang tenggorokan (Streptococcus pyogenes).

    Tonsil yakni kelenjar getah bening yang terletak di bagian belakang mulut atau puncak tenggorokan yang memiliki fungsi untuk membantu menyaring bakteri dan mikroorganisme lainnya sebagai salah satu upaya mencegah amandel dari infeksi. Namun jika tonsil atau amandel ini mengalami peradangan yang mengakibatkan amandel menjadi bengkak karena adanya bakteri atau virus yang kemudian disebut Tonsilitis. Sedangkan infeksi yang terjadi di tenggorokan dan daerah sekitaranya disebut Faringitis.

  • Radang amandel ini dapat menular dan berkembang jika terlalu berhubungan dekat dengan penderita amandel melalui kontak fisik. Pada umumnya radang amandel disebabkan oleh kesalahan dalam konsumsi makanan terutama pada anak maupun orang dewasa yang mudah sekali terjadi.

    Penyebab lainnya yang menyebabkan radang amandel selain adanya virus atau bakteri adalah :

    1. Faktor makanan

    Makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, perasa, pemanis buatan dan pewarna kimia menjadi salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan peradangan pada amandel, seperti ice cream, permen, makanan kecil yang menggunakan bahan pengawet dsb.

    2. Kurangnya konsumsi vitamin C

    Vitamin C sangat penting bagi tubuh. Dalam 1 (satu) hari minimal tubuh membutuhkan vitamin C sebanyak 500 mg dan di seimbangkan oleh vitamin dan komponen gizi serta nutrisi lainnya.

    3. Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang dengan selera pedas.

  • 4. Kurangnya konsumsi air putih mineral setiap hari. Diketahui tubuh membutuhkan cairan yang salah satunya berasal dari air putih yang setiap hari kita konsumsi minimal 8-10 gelas perhari atau setara dengan 1,5-2 liter perhari.

    5. Perhatian yang kurang dari sadar kebersihan ketika sebelum dan menyentuh makanan, misalnya mencuci tangan.

  • Amandel adakah suatu bentuk infeksi yang bisa menyebabkan masalah radang tenggorokan. Amandel pada anak sebenarnya merupakan organ yang sangat berfungsi bagi anak yang bersuia 4-10 tahun karena amandel merupakan suatu organ yang mempunyai fungsi sebagai pertahanan tubuh. Terutama pada bagian pernapasan di bagian atas. Amandel yang sudah tidak memiliki fungsi akan menjadi tempat berkumpulnya dari banyak kuman sehingga bisa menyebakan infeksin yang terjadi pada daerah tenggorokan.

    Amandel pada anak sendiri bisa digolongkan ke dalam dua jenis, yakni amandel yang bersifat akut dan juga amandel yang bersifat kronis. Gejala yang dirasakan dari radang amandel pada anak adalah ditandai dengan adanya demam, nyeri saat menelan dan juga muntah. Sedangkan radang amandel pada anak yang kronis dirasakan adanya batuk, pilek, suara yang menjadi kurang jelas, tidur dengan kondisi mulut yang terbuka, menurunnya suatu aktivitas, menjadi lemas, dan menjadi lebih sering tidur dari biasanya kadang juga muntah.

    Untuk mengatasi radang amandel pada anak bisa melakukan pemeriksaan amandel sejak mereka berusia dini untuk mengetahui apakah amandel ini mengalami pembengkakan atau tidak. Menghindari konsumsi es serta makanan yang banyak mengandung asam dan juga pedas karena hal ini bisa memperparah kondisi amandel. Menjaga daya tahan tubuh anak dengan memberikan asupan makanan yang kaya nutrisi yang cukup dan juga seimbang bagi tubuh misalnya adalah sayur dan juga buah.

  • Cara membuat ramuan untuk mengatasi amandel adalah :

    Bahan : bubuk kering herba dari sambiloto 10-15gram, madu secukupnya saja.

    Cara meramu resep : seduhlah bubuk kering herba sambiloto dengan air panas, kemudian biarkan hingga air seduhan ini dingin, dan setelah itu tambahkan dengan madu. Kemudian minumlah ramuan ini sekaligus.

    Ramuan lainnya adalah :

    Bahan : akar udara beringin sekitar 180 gram, cuka 1 gelas

    Cara meramu resep : potonglah akar beringin seperlunya saja, kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga air rebusan yang tersisa hanyalah 1 gelas, tambahkanlah dengan cuka dan kemudian biarkan hingga air rebusan ini menjadi dingin. Kemudian gunakan air rebusan ini sebagai obat kumur, dan lakukanlah beberapa kali sehari.

    Cara Mengatasi Amandel

    Amandel atau tonsil merupakan nama dari salah satu jenis penyakit yang cukup mengganggu kesehatan dan kelangsungan hidup dari organ mulut. Amandel yang berbentuk seperti benjolan yang ukurannya kurang lebih seperti bakso ini cukup mengganggu jalannya pernapasan serta membuat penderita menjadi kesulitan untuk menelan makanan.

    Amandel jika dibiarkan secara terus-menerus akan berakibat fatal menjadi amandel kronis atau akut. Amandel jika terus mengalami peradangan dan pembengkakan akan saling bertemu dan mengganggu keluar masuknya udara serta oksigen yang di lalui oleh rongga mulut dan hidung.

  • Tonsilitis yang kronis dapat mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa pada tenggorokan bahkan adapula yang sampai mengeluarkan nanah pada lekukan amandel. Ciri dari amandel yang semakin kronis, seperti amandel terlihat semakin membesar, berwarna semakin merah, jika disentuh bertekstur lunak dan terdapat bintik-bintik berwarna putih kekuning-kuningan.

    Amandel sebenarnya dapat disembuhkan tanpa harus melakukan tindakan operasi pengangkatan dan pembedahan amandel. Namun kebanyakan diantara mereka yang mengalami pembengkakan amandel yang semakin kronis dilakukanlah operasi pembedahan amandel yang tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar sebelum dan setelah menjalani operasi pembedahan, biaya operasi amandel yang diperlukan berkisar kurang lebih mencapai Rp. 10juta.

    Namun peradangan amandel yang terjadi pada anak yang disebabkan oleh bakteri dapat diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut) selama 10 hari. Pengobatan amandel yang terjadi pada anak bila amandel yang dirasakan sudah cukup kronis sehingga kesulitan dalam menelan, dapat diberikan suntikan.

    Pengangkatan tonsil atau amandel (tonsilektomi) atau operasi pembedahan amandel dilakukan jika :

    tonsilitis terjadi sebanyak 7 kali atau lebih/tahun

    tonsilitis terjadi sebanyak 5 kali atau lebih/tahun dalam kurun waktu 2 tahun

    tonsilitis terjadi sebanyak 3 kali atau lebih/tahun dalam kurun waktu 3 tahun

    tonsilitis tidak memberikan respon terhadap pemberian antibiotik.

  • Berikut ini ada beberapa perawatan dan pengobatan sebagai salah satu upaya mencegah amndel atau tonsil membesar dan timbulnya kembali amandel pasca operasi yang mungkin pernah dilakukan sebelumnya, diantaranya :

    1. Banyak mengkonsumsi air putih atau mineral. Tubuh membutuhkan cairan dan minral dari air putih minimal 8-10 gelas air perhari atau lebih disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan.

    2. Jangan minum air dingin, es krim, jenis makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia seperti pemanis buatan, pewarna buatan dsb.

    3. Jangan mengkonsumsi secara berlebihan pada jenis makanan yang diolah dengan menggunakan banyak minyak, seperti gorengan.

    4. Mengkonsumsi buah dan sayur. Utamakan konsumsi buah dalam bentuk sari buah atau buah yang sudah di blender agar memudahkan masuk ke dalam tenggorokan serta mempermudah komponen organ pencernaan untuk mengurai makanan.

    5. Istirahat yang cukup.

    6. Berkumur dengan menggunakan air putih hangat yang dicampur dengan sedikit garam minimal 3-4 kali dalam sehari

  • 7. Mengkompres leher dengan handuk atau kain yang sudah direndam dengan air hangat setiap hari.

    8. Diberikan terapi obat antibiotik dengan menggunakan resep dokter apabila terjadi infeksi bakteri dan sebagai pencegahan dari infeksi.

Recommended

View more >