Epaper Surya 12 Juli 2013

  • Published on
    20-Nov-2014

  • View
    3.258

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

  • 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 The BestOF Java Newspaper Indonesia Print Media Award (IPMA) 2013 S enin (8/7) pukul 21.00, Mass Rapid Transit (MRT) yang saya tumpangi tiba di Stasiun Paya Lebar. Begitu turun, saya langsung menyusuri Jalan Paya Lebar. Tidak sulit untuk menemukan kawasan Geylang Serai. Cukup menyeberang Jl Paya Lebar kemudian berjalan sekitar 500 meter, kawasan yang di dalamnya terdapat kampung Melayu itu sudah terlihat. Dari kejauhan, kemeriahan sudah terasa. Ribuan stan makanan, minuman, pakaian, hingga pernak-pernik islami terlihat. Itulah Festival Hari Raya, yang sengaja digelar untuk menyambut bulan puasa dan Lebaran. Barang-barang yang dijual sangat kental nuansa melayu. Ada kebaya bordir, baju koko, hingga es cendol. Untuk menyemarakkan suasana, mereka menambah pernak-pernik ketupat di masing-masing stan. DPR: Revisi Simulator! JAKARTA, surya - De- wan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah, khususnya Presiden Susilo Yudhoyono untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50/2010. Khu- susnya klausul yang mengatur pungutan Rp 50 ribu dalam pemakaian driving simulator untuk uji keterampilan mengemudi, bagi pemohon surat izin mengemudi (SIM). Nominal Rp 50 ribu untuk saya rasa memang cukup besar. Itu terlalu membebani masyarakat. Karena itu, kami minta pemerintah mempertim- bangkan kembali. Saya kira ada baiknya, PP (No- mor 50/2010) itu direvisi, jelas Marwan Jakfar, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR dalam wawancara telepon dengan Surya, Kamis (11/7). KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 SURYA/MUSAHADAH PEDAGANG INDONESIA - Suasana Festival Hari Raya di Singapura yang dibanjiri pedagang dari Indonesia, Kamis (11/7). Meski mayoritas penduduk bukan Muslim, ada nu- ansa Ramadan di Singapura, terutama di Geylang Serai, yang sejak abad 19 menjadi jujugan orang Melayu dan Indonesia yang bekerja di pabrik dan perkebunan kelapa sawit. Menikmati Nuansa Ramadan di Singapura Warga Indonesia Banjiri Festival Hari Raya rossa R ossa kembali ber- manuver. Begitu kontraknya dengan restoran cepat saji habis, pemilik nama Sri Rossa Roslaina Handiyani ini langsung melirik toko buku Gramedia sebagai wadah jualan karyanya. Masalahnya per- mintaan masyarakat atas lagu-laguku masih cukup besar, sementara di pasaran albumnya sudah tidak ada, cetus Rossa saat dihubungi Surya, Kamis (11/7) malam. Album The Best of Rossa yang hanya beredar di restoran cepat saji itu memang mendapat respons Rp 11,9 Triliun untuk Lebaran di Jatim surabaya, surya - KantorPerwakilanBank Indonesia (BI) Wilayah IV Jatim menyediakan uang senilai Rp 11,9 tri- liun untuk kebutuhan Lebaran di Jatim. Jum- lah itu bertambah Rp 1 miliar dibandingkan tahun lalu. Deputi Kepala Per- wakilan BI Wilayah IV Jatim, Hamid Ponco Wibowo menyebutkan, dari Rp 11,9 triliun itu, Rp 10,3 triliun merupa- kan uang pecahan besar atau nominalnya lebih dari Rp 20.000, sisanya pecahan kecil. Jatim disiapkan Rp 11,9 triliun, total nasional Rp 103,1 triliun. Ramadan hingga Lebaran umumnya terjadi peningkatan kebutuhan uang tunai dan sistem pembayaran nontunai. Sejak 1 Mei 2013, batas maksimum transfer dana melalui kliring telah ditingkatkan hingga Rp 500 juta per transaksi. uang lebaran KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 D elapan unit kendaraan driving simulator disiapkan di Satpas Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya. Butuh dela- pan personel pula untuk mengope- rasikannya. Terdiri tiga operator si- mulator penguji pemohon SIM roda empat (R4) dan lima operator penguji pemohon SIM roda dua (R2). Bripka Sugondo, bertugas me- latih para calon petugas penguji. Maklum Sugondo menjadi satu-sa- tunya polisi Satpas Colombo yang mendapat pelatihan mengoperasi- kan driving simulator di Mabes Pol- ri. Gelombang pertama, Sugondo ngajari empat operator. Satu di an- tara murid Sugondo adalah Aiptu Naryadi, Ketua Kelompak Kerja (Kapokja) Uji Klinik Pengemudi. Sugondo coba tularkan semua ilmunya. Mulai soal meliputi aplikasi teknologi, replika kendaraan dan pengoprasionalan simulator. Setelah pengenalan teori selesai, Naryadi mendapat giliran pertama mencoba driving simulator. Ujian pertama ada- lah keterampilan slalom. Hasilnya, gagal. Begitu juga dengan tahapan uji lain seperti angka 8, reaksi, putar balik, jembatan dan kecepatan. Naryadi mengaku kesulitan. Saya coba pertama kali langsung gagal. Tidak lulus. Sulit sekali dibandingkan dengan ujian di lapangan (praktik), aku Naryadi. Dia mengakui, mesin simulator ini tidak terlalu sesuai dengan yang sebenarnya. Setelah mengulang beberapa kali, Naryadi akhirnya menemukan trik- nya. Dia mempraktikkan kelihaian saat uji pertimbangan perkiraan di KE HALAMAN 7 Bagaimana ???? ???? ???? surya.co.id surabaya.tribunnews.com KLIK JUMAT, 12 JULI 2013 NO. 243 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 Puasa dan Qanaah M ANUSIA salah satu makhluk Allah SWT yang memiliki nafsu ganda, yaitu nafsu baik dan jahat. Sifat yang muncul pada diri manusia, tergantung nafsu mana yang dapat memenangkan perta- rungan dalam diri manusia itu sendiri. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa kecenderungan manusia memunculkan nafsu jahatnya yang lebih besar (QS Yusuf: 53). Sungguhpun kadang nafsu jahat ini memerlukan biaya yang tak murah dan tenaga yang tak sedikit. HM Cholil Nafis Lc PhD Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU/ Sekretaris Pengkajian MUI KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 Karut Marut Penerapan Simulator (3-Habis) Polisi pun Kesulitan Lulus Uji Keterampilan Jualan di Toko Buku Anulir Pungutan SIM Rp 50.000 Mengendarai driving simulator ternyata tidak sesederhana mengendalikan kendaraan di alam nyata. Sejumlah polisi yang disiapkan menjadi penguji merasakan kesulitan itu. Mereka harus mengulang berkali-kali untuk lulus. ANTARA/IRSAN MULYADI DIBAKAR - Seorang polisi mengamati Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan yang terbakar akibat terjadinya kerusuhan, Kamis (11/7). Kerusuhan dipicu lampu padam dan matinya air PDAM. Akibatnya, ratusan narapidana kabur. Bakar Lapas Ratusan Napi Kabur Medan, surya - Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakat- an (Lapas) Klas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara. Ratusan narapidana berhasil melarikan diri, setelah berhasil membakar kom- pleks Lapas, Kamis (11/7) malam. Belum diketahui pasti be- rapa jumlah narapidana yang kabur, namun Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutar- man di Jakarta menyatakan ada 200 narapidana yang kabur pada kejadian yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB itu. Bagaimana aparat menguasai Lapas Tanjung Gusta? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION JUMAT, 12 JULI 2013 | Dua Massa Unjuk Kekuatan Surabaya, surya - Menje- lang pelaksanaan sidang pleno tahap kedua, kantor KPU Jatim di jalan Tenggilis Jaya digoyang dua demonstrasi, Kamis (11/7). Aksipertamadigelarmassadarior- masPemudaPancasila(PP)Surabaya. Sedangkanaksikeduadilakukanmas- sayangmengatasnamakanKomunitas PendukungKhofifah(KPK). Khusus massa PP, aksi kali ini merupakan aksi ketiga setelah Senin (8/7) dan Rabu (10/7) lalu mereka jugangelurugkantorKPUJatim. Dalam aksinya kemarin, mas- sa PP Surabaya membawa dua ekor ayam yang diserahkan ke- pada Sekretaris KPU Jatim yang juga Sekretaris Pokja Pencalonan Jonathan Judianto. Rahmat Amrullah, salah satu perwakilan massa PP meminta, KPU Jatim meneken delapan bu- tir konsistensi KPU dalam mene- gakkan peraturan Pilkada Jatim. Isinya, antara lain, proses de- mokratisasi dalam Pilgub tidak boleh dikotori praktik manipu- lasi atau rekayasa hukum dalam bentuk apapun. Khusus dukungan ganda Partai Kedaulatan (PK) dan Partai Persa- tuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) kepada pasangan Soekar- wo-Saifullah Yusuf (KarSa) dan pa- sangan Khofifah Indar Parawansa- Herman S Sumawiredja (Berkah), PPmintaKPUtetapmengacupada normayangsudahada. "Jangan sampai KPU membuat tafsirbarusehinggaperaturanjadi bias," tandas Amrullah, yang juga Wakil Ketua Lembaga Bantuan Hu- kum MPC PP Kota Surabaya. SedangkanmassaKPKmenyua- rakan tudingan bahwa KPU Jatim berpihak terhadap salah satu kan- didatbakalCagub-cawagub. Tudingan itu muncul terkait masalah dukungan ganda PK dan PPNUI terhadap pasangan Berkah dan KarSa. Koordinator aksi KPK yang juga Ketua DPC PKB Kota Sura- bayaSyamsulArifinmenegaskan, ketika surat rekomendasi parpol yang diberikan ke pasangan Berkah sudah sesuai dengan tata aturan partai bersangkutan, maka KPU Jatim harus menganggap sah surat dukungan tersebut. Syamsul juga menuding KPU Jatim tidak independen dalam menentukan sikap jika nanti pasangan Khofifah-Herman tidak diloloskan. "KPU Jatim telah diintervensi dan disetir SURYA/HABIBUR ROHMAN GERUDUK KPU - Massa dari Komunitas Pendukung Khofifah (KPK) melakukan aksi di depan kantor KPU Jawa Timur terkait belum diumumkannya penetapan calon kandidat Cagub Jatim 2013-2018, Kamis (11/7). Mereka menempelkan sejumlah poster di patung pemilukada dan poster, membagi takjil serta akan bermalam di depan KPU Jatim. Demo Jelang Pleno KPU Jatim Dua kelompok massa, Pemuda Pancasila dan Komunitas Pendukung Kofifah berdemo di KPU Sama-sama meminta KPU bersikap profesional jelang sidang pleno 14 Juli storyhighlights Munculkan Isu Lama untuk Jegal Megawati JAKARTA, surya - Ketua Umum Partai Demokrasi Indo- nesia Perjuangan (PDIP) Mega- wati Soekarno Putri memang belum dipastikan untuk maju sebagai capres pada Pemilu 2014 mendatang, namun serangan kepada mantan Presiden RI ke-5 ini kembali muncul. Kali ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali mengusulkan agar calon presiden minimal strata 1 (S1). Usulan ini kemudian menda- patkan dukungan dari Partai Hati NuraniRakyat (HANURA). Ketua Fraksi Hanura DPR RI, Syarifuddin Sudding, menilai, pentingnya batasan tingkat pendi- dikanbagicapresditetapkandalam RUU Pemilihan Presiden (Pilpres). "Kita tidak bisa menafikan tingkat pendidikan penting bagi seorang pemimpin," kata Sudding da