Epaper Surya 21 Agustus 2013

  • Published on
    28-Nov-2014

  • View
    6.954

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

  • 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 News Analysis Yupito Muntono Pengamat Otomotif, S uasana Solo Teknopark lengang siang itu. Surya berkunjung di gedung pendidikan dan pelatihan pelajar SMK milik Pemkot Solo itu akhir Juli lalu. Pembangunan gedung ini belum 100 persen tuntas, gedung ini sudah difungsikan. Pintu masuk ke gedung sedikit curam. Terdapat portal di bibir gerbang masuk. Dari sini terlihat dua mobil terpajang di ruang pamer. Satu mobil hitam jenis sport utility vehicle (SUV). Satu mobil tertutup terpal. Dari nomor polisi yang terpasang di bagian depan mobil, bisa langsung diketahui si empunya mobil. Pemunculan mobil Esemka buatan anak negeri adalah sebuah hal yang patut diapresiasi. Para pelajar SMK kita, tentunya layak mendapat acungan jempol karena dengan kreativitasnya sanggup menciptakan sebuah mobil. Tetapi meskipun layak mendapat acungan jempol, rasa-rasanya mobil Esemka masih jauh dari gambaran untuk bisa diproduksi secara massal. Banyak faktor yang diperlukan untuk mendorong agar mobil-mobil ini bisa bersaing di tingkatan industri. Intinya, mobil Esem- ka mungkin memang bisa diproduksi secara massal. Te- tapi hambatannya benar-benar luar biasa sehingga tidak bisa diwujudkan dalam jangka waktu cepat. Faktor pertama, produksi mobil Esemka membutuh- kan sosok Bapak Angkat atau investor yang sanggup menopang kebutuhan dana agar industri massal mobil Esemka bisa dimulai. Sosok Bapak Angkat ini bisa saja dari BUMN atau BUMD. Proses Perakitan Berhenti Jajaki Bengkel SMK - SMK di Jatim SOLO, surya - Lahirnya mobil Esemka akhir tahun 2012 lalu me- munculkan kebanggan. Bangga dengan skill dan kemampuan para siswa yang tidak kalah lulusan luar negeri. Eforia pun bermunculan. Banyak kalangan, terutama pejabat negeri ini, ber- koar-koar untuk mengembang- kan karya anak bangsa itu seba- gai mobil nasio- nal (mobnas). Heboh mobil E s e m k a tidak lepas dari Joko Widodo (Jo- kowi). Pejabat berparas sederhana inilah yang mengorbitkannya saat masih menjadi Wali Kota Solo. Ia yang memotivasi dan memelopori dilanjutkannya, pilot project mobil karya para pelakar Sekolah Mene- ngah Kejuruan (SMK) ini. Jokowi pula yang pertama kali memamerkan mobil itu. Pamor mobil makin meroket bersamaan dengan rencana pencalonan Jokowi sebagai Gubernur DKI. Jokowi membawanya ke Jakarta untuk uji emisi sekaligus putar-putarIbuKota. Kini mobil Esemka nyaris tak t e rd e n g a r. Berbeda de- ngan Jokowi yang makin meroket se- telah menjadi Gubernur DKI Jakarta, kabar mobil Esemka justru hilang, bagai ditelan bumi. Di Solo saja, yang merupakan kota tempat perakitannya, mobil tidak bergaung. Di kota kecil ini, ribuan kendaraan roda empat lalu lalang di jalanan. Tapi tidak satu- pun yang bermerek Esemka terli- hat. Padahal mobil ini juga sudah mendapatkan ijin untuk diproduk- KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 PAJANGAN - Mobil Esemka berpelat nomor Wakil Wali Kota Solo, kini hanya jadi pajangan. Di mesin pencari Google, mobil Esemka sempat menjadi tren- ding topic. Nangkring urutan keempat terbanyak dunia, yang paling sering dicari. Figur Jokowi jadi pemi- cu boomingnya mobil karya anak bangsa. Karya Anak Bangsa, Nasibmu Kini (1) Jadi Pajangan Galeri Setelah Besarkan Jokowi SURYA/AJI BRAMASTRA LENGANG - Suasana tempat perakitan mobil milik SMKN 2 Solo yang megah. Sayang, fasilitas yang dibangun sejak program mobil Esemka dicanangkan itu kini sepi aktivitas. Foto diambil 31 Juli 2013. Pakde Dapat Krupuk, Bambang Rengginang magetan, surya - Para pasangan calon gubernur Jatim 2013-2018 makin gencar ber- lomba mengendalkan diri pada pemilik suara hingga hari kesembilan kampanye terbuka, Selasa (20/8), dengan gaya masing-masing. Cagub nomor urut 1, Soekarwo, kemarin langsung menghabiskan waktunya di tiga kabupatan di wilayah Ma- taraman kota sekaligus, Pacitan, Magetan dan Ngawi. Pertama, pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu didampingi Sekjen DPP Partai Demokrat Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) ber- tandang ke Pasar Minulyo dan Arjowinangun, Pacitan. Di dua pasar yang jadi pusat ekonomi masyarakat Pacitan itu, Pakde Karwo dan Ibas mendengarkan curhat dan aspirasi dari ma- syarakat, khususnya agar terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi rakyat kecil. Semua curhat dan masukan semuanya kami dengar dan SURYA/MUJB ANWAR AJAK KLANTINK - Personel Klantink bersama Pakde Karwo di sela- sela acara kampanye pasangan KarSa, Selasa (20/8). KE HALAMAN 7 Villa Siapkan Selebrasi di atas - Kertas Barcelona sangat difavoritkan menjuarai Piala Super Spanyol diban- dingkan rival mereka Atletico Madrid. Ini terlihat dari materi tim dan tipikal permainan ke- dua tim. Tapi penyerang Atletico Ma- drid David Villa ingin meng- ubah citra tersebut dengan membuktikankemampuanAt- letico ketika duel leg pertama melawan Barcelona digelar di Stadion Vicente Calderon, Kamis (22/8) dini hari nanti. Laga ini mempertemukan juara Primera La Liga (Bar- celona) versus juara Copa del Rey (Atletico). Bar- ca menjadi juara setelah meng- alahkan Real Madrid, dan At- letico juga merebut gelar Copa del Rey dengan kemenangan 1-0 atas Real Madrid di final. Villa yang musim lalu masih mengenakanse- ragam Blaug- rana sebelum akhirnyame- mutuskan h e n g k a n g pada musim panas ini menyebut tak ada tim yang KE HALAMAN 7 Bertarung di World Music Awards Agnes Monica - Anggun K erja keras Anggun C Sasmi dan Agnes Monica tampaknya semakin diperhitung- kan di dunia musik internasional. Buk- tinya, dua penyanyi asal Indonesia ini masuk dalam beberapa nominasi di ajang World Music Award 2013. Anggun, penyanyi yang saat ini telah memi- liki kewarganegaraan Perancis, masuk dalam lima nominasi sekaligus, yaitu Best Entertainer of The Year, Best Female Artist, Best Live Act, Best Video, dan Worlds Best Album. Namun, albumnya yang masuk nominasi merupakan album bersama Natasha St Pier yang berjudul Therese/Vivre DAmour. Anggun akan bersaing dengan penyanyi pa- pan atas dunia lainnya seperti Rihanna, Jenifer Lopez, Adele, Alicia Keys, Beyonce, Britney Spears, Celine Dion, Katty Perry, dan lainnya. Anggun yang telah menetap di Perancis sejak tahun 1996 ini telah menelurkan sejumlah album KE HALAMAN 7 THE BEST OF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Perlu Uluran BUMN Mobil Esemka KE HALAMAN 7 Mati Suri zimbio David villa KAPANLAGI RABU, 21 AGUSTUS 2013 NO. 280 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 SURYA/MIFTAH FARIDL Ikuti ulasan topik ini di pk 12.00 WIB link radio online: 202.148.14.92:8000 Punya Saran Soal Nasib Mobil Esemka? Berbagilah di www.facebook.com/ suryaonline si massal. Tak cuma itu, pemesan mobil juga sudah berdatangan. Sejak join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  • 2. TUBAN, surya - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tuban menemukan ratusan pelanggaran dalam tu- buh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) un- tuk Pilgub Jatim. Pelanggaran ini diketahui setelah Panwaslu memverifikasi 14.945 anggota KPPS seusai dilantik. Divisi Pengawasan dan Pe- nindakan Panwaslu Tuban, Edy Toyibi mengatakan total pelang- garan anggota KPPS pada bulan Agustus mencapai 659 orang. Pelanggaran tersebut berupa anggota KPPS belum memenuhi cukup umur untuk bertugas, ser- ta diduga menjadi anggota partai. "Jumlah ini cukup banyak, kare- na dua pertiga dari total keseluruh- an anggota KPPS yang ada," kata Edydikantornya,Selasa(20/8). Edy mengatakan pelanggaran ini terjadi di seluruh kecamatan di Tuban, seperti Kecamatan Semanding, Kecamatan Soko, serta Kecamatan Singgahan. Dari jumlah total tersebut, pelanggaran yang terbanyak adalah anggota KPPS tak meme- nuhi usia 25 tahun, seperti yang disyaratkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 15 tahu 2011 tentang Penyelenggaraan Pemi- lihan Umum. "Jumlahnya mencapai 2/3 dari pelanggaran yang ada," kata Edy. Sedangkan, Kecamatan yang terbanyak terjadi pelanggaran berada di Kecamatan Meraku- rak yang jumlahnya mencapai 72 KPPS. "Dikecamatan ini pelanggarannya anggota KPPS berusia dibawah umur yang disyaratkan," tutur Edy. Edy mengatakan, ada sejum- lah kriterita yang harus dipenu- hi untuk menjadi anggota KPPS, diantaranya berumur 25 tahun, tidak menjadi anggota partai, dan pendidikan minimal SMA. Atas temuan itu, pihaknya berharapagarpenyelenggarape- milu bisa serius dan teliti dalam melakukan tugasnya, sehingga tidak ada pihak yang merasa di- rugikan saat Pilgub Jatim yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus nanti. "Dari sejumlah pelanggaran itu baru kecamatan Kenduruan yang sudah ditindaklanjuti dengan diganti, sedang lainnya baru tahap proses," tambah Edy. (dri) Jember, surya - Berbeda dengan Pilgub Jatim sebelum- nya, pada Pilgub yang digelar 29 Agustus mendatang, KPU Jatim meniadakan Tempat Pe- mungutan Suara (TPS) keliling di rumah sakit dan terminal. Hal ini dikeluhkan tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Jember. Saat rapat koordinasi yang dilakukan KPUD Jember dan tim sukses pasangan calon di Jember, Selasa (30/8), diketahui kalau KPU Jatim tidak meng- adakan TPS keliling di tempat fasilitas umum seperti rumah sakit dan terminal Menurut anggota tim sukses pasangan Bambang DH - Said Abdullah, Lukman Winarno, tidak adanya TPS keliling itu akan memangkas hak partisi- pasi para pemilih. "Rumah sakit di Jember ini banyak, baik milik pemerintah dan swasta. Kalau tidak ada TPS bergerak tentunya bisa memangkas hak pilih mereka. Saya yakin pasien ataupun pe- nunggu pasien enggan datang ke TPS, meskipun jaraknya dekat dengan rumah sakit," ujar Lukman yang juga Wakil Ketua DPRD Jember itu kepada Surya. Ketika Pilgub berlangsung 29 Agustus mendatang, tentu saja orang bepergian juga tidak akan meliburkan diri. JIka di terminal ada TPS ke- liling, maka para pe